Harga Emas Menguat dan ITMG Catat Kinerja Positif Semester I 2026
Harga emas melonjak mendekati US$4.700 per ons troi pada perdagangan Senin, 24 Agustus 2026, seiring permintaan yang meningkat dan pelemahan dolar AS. Sementara itu, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mencatat kinerja keuangan kuat pada semester I 2026 dengan pendapatan dan laba bersih yang meningkat signifikan, menurut laporan dari Investor Daily.
Harga emas di pasar spot naik 1,03% menjadi US$4.651,38 per ons troi, mencapai level tertinggi sejak 14 Mei 2026 dengan harga sempat menyentuh US$4.680,70 per ons troi. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember juga meningkat 0,63% menjadi US$4.709,9 per ons troi.
ITMG membukukan pendapatan sebesar US$1 miliar pada paruh pertama 2026, naik 8,8%, dan laba bersih sebesar US$106 juta atau naik 15,6%. Pendapatan dari segmen pertambangan dan perdagangan batu bara meningkat 10,2% dengan harga jual rata-rata naik menjadi US$81 per ton dari US$78 per ton sebelumnya.
Phintraco Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli untuk saham ITMG dengan target harga yang tetap dan potensi kenaikan hingga 22%, dilansir dari Investor Daily.
Analis pasar di American Gold Exchange, Jim Wyckoff, menyatakan, "Fundamental dan teknikal mulai sejalan bullish untuk pasar emas." Pernyataan ini menegaskan bahwa faktor-faktor tersebut mendukung penguatan harga emas saat ini.
Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, memproyeksikan harga emas batangan PT Antam Tbk (ANTM) akan terus menguat pada Rabu, 26 Agustus 2026. Namun, ia juga mengantisipasi kemungkinan penurunan harga ke level support tertentu.
Nilai tukar rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Selasa, 25 Agustus 2026, dengan kurs di pasar spot dibuka melemah 2 poin atau 0,01% menjadi Rp17.723 per dolar AS, menurut data Bloomberg.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow