Harga Emas Melonjak Tembus 4500 Dolar AS per Troy Ounce
Lonjakan tajam melanda harga emas dunia pada perdagangan Rabu (19/8/2026) hingga menembus level tertinggi sejak akhir Mei. Seperti dilansir dari Investor Daily, para ahli menilai potensi kenaikan harga logam mulia ini dalam jangka panjang semakin menguat seiring terbatasnya risiko penurunan.
Data perdagangan mencatat harga emas spot ditutup menguat 4,35 persen ke level US$ 4.523,03 per troy ounce. Sementara itu, kontrak berjangka emas Amerika Serikat melonjak 3,62 persen dan berakhir di posisi US$ 4.580,75 per troy ounce.
Pergerakan pasar saat ini dinilai telah memperhitungkan berbagai skenario kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat. Evaluasi profil risiko investasi pun kini bergeser ke perspektif jangka panjang setelah sempat mengalami penyesuaian dari rekor tertinggi sebelumnya.
"Jika pasar memperhitungkan dua hingga tiga kali kenaikan suku bunga The Fed, maka menurut saya harga emas sudah mencerminkan ekspektasi kenaikan tersebut," ungkap Kepala Strategi Ekuitas Global dan Aset Riil di Wells Fargo, Sameer Samana.
Penyesuaian ekspektasi pasar terjadi seiring berjalannya dinamika inflasi dan pergerakan harga komoditas global. Kondisi ekonomi saat ini dinilai tidak menuntut langkah pengetatan yang terlalu ekstrem dari otoritas moneter.
"Seberapa besar kemungkinan terjadinya kenaikan suku bunga lebih dari dua atau tiga kali? Inflasi saat ini tidak cukup parah hingga mengharuskan pengetatan kebijakan yang jauh lebih agresif," kata Samana.
Meskipun potensi jangka panjang cukup menjanjikan, grafik pergerakan teknikal menunjukkan bahwa potensi fluktuasi jangka pendek masih mungkin terjadi di pasar komoditas.
"Sulit untuk mengatakan bahwa harga emas sudah mencapai titik terendahnya. Dalam jangka pendek, menurut saya masih ada risiko penurunan harga hingga ke level US$ 3.500," ungkap Samana.
Kendati demikian, arah tren utama jangka panjang diyakini tetap berada pada jalur penguatan seiring berjalannya waktu.
"Apakah harga emas bisa mencapai US$ 3.500 sebelum US$ 4.500? Bisa saja. Namun, kecuali Anda meyakini bahwa siklus jangka panjang tersebut telah berakhir, maka sebenarnya hanya tinggal menunggu waktu saja sampai harga emas naik lebih tinggi," imbuh Samana.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow