Dan Driscoll Mengundurkan Diri dari Jabatan Menteri Angkatan Darat AS
Menteri Angkatan Darat Amerika Serikat Dan Driscoll menyerahkan surat pengunduran diri kepada Presiden Donald Trump pada Senin, 31 Agustus 2026. Langkah ini diambil di tengah perselisihan internal dengan Menteri Perang AS Pete Hegseth.
Perselisihan tersebut memuncak akibat ketidaksepakatan terkait arah transformasi dan tingkat kesiapan tempur militer. Kebijakan Hegseth yang memberhentikan sejumlah perwira tinggi militer dinilai Driscoll justru merintangi upaya modernisasi Angkatan Darat AS.
"Driscoll menyampaikan kekhawatiran kepada pemerintah terkait transformasi dan kesiapan Angkatan Darat, serta tindakan Hegseth yang menghambat upaya-upaya tersebut—khususnya dengan memecat para jenderal yang bertanggung jawab," ujar sumber Reuters.
Di sisi lain, Gedung Putih memberikan apresiasi atas kontribusi dan dedikasi Driscoll selama memimpin Departemen Angkatan Darat sejak dikukuhkan Senat pada Februari 2025.
"Driscoll sangat efektif dalam memajukan agenda Presiden Trump untuk 'Membuat Amerika Kuat Kembali' (Make America Strong Again) di Departemen Angkatan Darat," kata Wakil Sekretaris Pers Utama Gedung Putih, Anna Kelly, dalam laporan AFP.
Kelly menambahkan bahwa mantan veteran perang Irak tersebut berhasil menunjukkan kepemimpinan strategis dalam menjaga stabilitas keamanan nasional di tengah gejolak global.
"kepemimpinan luar biasa" Driscoll selama operasi militer AS, termasuk "memulihkan penekanan pada kesiapan dan daya hancur (lethalitas), membantu negosiasi antara Rusia dan Ukraina, dan banyak lagi." kata Kelly.
Gedung Putih menegaskan bahwa koordinasi yang terjalin selama masa jabatannya memberikan dampak positif yang signifikan bagi struktur ketahanan militer negara.
"Angkatan Darat Amerika Serikat kini lebih kuat dari sebelumnya berkat kinerjanya bersama Panglima Tertinggi dan Menteri Pertahanan." kata Kelly.
Kelly kembali menegaskan apresiasi pemerintah atas berbagai pencapaian teknis dan diplomasi yang dijalankan oleh Driscoll selama berada di lingkungan Pentagon, sebagaimana dilaporkan Associated Press.
“Sekretaris Driscoll telah sangat efektif dalam memajukan agenda Presiden Trump untuk ‘Make America Strong Again’ di Departemen Angkatan Darat dengan memberikan kepemimpinan luar biasa selama operasi militer bersejarah, mengembalikan fokus pada kesiapan dan daya gempur, membantu negosiasi antara Rusia dan Ukraina, dan banyak lagi,” kata Kelly.
Sinergi antara pemangku kebijakan sipil dan militer disebut menjadi fondasi utama dalam menjaga ketahanan pertahanan nasional.
“Angkatan Darat Amerika Serikat kini lebih kuat dari sebelumnya berkat kerja kerasnya bersama Panglima Tertinggi dan Menteri Perang,” kata Kelly.
Meskipun terdapat ketegangan di internal pimpinan pertahanan, Gedung Putih mencatat rekam jejak pengabdian Driscoll dalam menyelaraskan visi kepemimpinan nasional.
"Menteri Driscoll sangat efektif dalam memajukan agenda Presiden Trump untuk 'Membuat Amerika Kuat Kembali' di Departemen Angkatan Darat dengan memberikan kepemimpinan luar biasa selama operasi militer bersejarah, memulihkan penekanan pada kesiapan dan daya tempur mematikan, membantu negosiasi antara Rusia dan Ukraina, dan banyak lagi," kata Kelly.
Pemerintah menilai integrasi kepemimpinan sipil dan militer di tubuh Departemen Perang telah membawa kemajuan bagi kesiapan pasukan secara keseluruhan.
“Menteri Driscoll sangat efektif dalam memajukan agenda Presiden Trump ‘Make America Strong Again’ di Angkatan Darat, dengan kepemimpinan yang luar biasa dalam operasi militer bersejarah, memulihkan fokus pada kesiapan tempur dan daya hancur, mendukung negosiasi antara Rusia dan Ukraina , dan banyak bidang lainnya,” kata Kelly kepada AP.
Pernyataan resmi tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga kestabilan komando di tubuh instansi pertahanan.
"Berkat kontribusinya, bersama dengan kontribusi Panglima Tertinggi dan Menteri Perang, Angkatan Darat AS lebih kuat dari sebelumnya," kata Kelly.
Selama memimpin, Driscoll dikenal vokal mengkritik efisiensi anggaran dan kinerja industri manufaktur pertahanan swasta yang dinilainya merugikan keuangan negara.
"Basis industri pertahanan secara luas, dan perusahaan-perusahaan utama (kontraktor pertahanan) khususnya, telah memperdaya rakyat Amerika, Pentagon, dan Angkatan Darat," ujar Driscoll.
Kepergian Driscoll menambah deretan perombakan pejabat tinggi di instansi pertahanan AS. Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Randy George diberhentikan pada April, disusul pengunduran diri Komandan Pasukan AS di Eropa dan Afrika Jenderal Christopher Donahue pada Juni.
Driscoll sempat mengungkapkan penyesalannya atas pemberhentian Jenderal George saat memberikan keterangan di hadapan parlemen pada April lalu.
"kami semua memeluknya." kata Driscoll.
Ia menekankan bahwa hierarki sistem pemerintahan sipil memberikan wewenang penuh kepada pimpinan dalam menentukan struktur komando.
"Namun, sistem kita dirancang untuk memberi para pemimpin sipil hak untuk memilih pemimpin yang mereka inginkan," kata Driscoll.
Pengunduran diri ini berpotensi menyebabkan kekosongan kepemimpinan definitif di tubuh Angkatan Darat AS, di tengah pengerjaan ribuan prajurit dalam operasi militer di Timur Tengah yang telah berlangsung selama tujuh bulan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow