Pentagon Rilis Berkas UAP Ungkap Bintang Segi Enam di Laut China

Smallest Font
Largest Font

Departemen Pertahanan Amerika Serikat kembali mempublikasikan dokumen resmi mengenai fenomena anomali tidak dikenal (UAP) atau yang sebelumnya populer dengan sebutan UFO. Dilansir dari Detik iNET, salah satu laporan menyoroti penampakan objek asing berbentuk bintang segi enam di atas wilayah lautan China.

Publikasi berkas tersebut melampirkan 40 file data yang terdiri atas 14 dokumen tertulis, 19 rekaman video, empat berkas audio, serta tiga gambar digital. Kumpulan data ini dihimpun dari lintas lembaga kedinasan, seperti Pentagon, NASA, CIA, FBI, hingga Departemen Energi.

Hampir separuh dari berkas yang dibuka kepada publik tersebut berasal dari periode tahun 2010 ke atas, termasuk visual inframerah dari kamera militer. Dokumentasi yang tampak kabur itu merekam objek serta peristiwa misterius di berbagai belahan dunia, meliputi Samudera Pasifik, Samudera Atlantik, dan Timur Tengah.

Salah satu peristiwa di Samudera Atlantik tercatat pada tahun 2020 melalui rekaman video Pentagon. Objek berwarna gelap menyerupai merah marun tersebut diperkirakan memiliki dimensi ketinggian sekitar 3,6 hingga 4,5 meter.

"Secara struktural, benda itu tampak seperti balon besar yang bentuknya agak enah, tetapi kami tidak dapat memverifikasinya saat kami melewatinya di persimpangan jalur penerbangan," tulis anggota Angkatan Laut AS dalam laporannya, seperti dikutip dari CBS News, Selasa (14/7/2026).

"Kemudian kami melanjutkan perjalanan kembali ke kapal, mendarat tanpa insiden," sambungnya.

Laporan paling terkini dalam dokumen tersebut mencatat peristiwa tahun 2025 di area dekat wilayah China. Sensor pertahanan militer menangkap pergerakan area kontras dengan bentuk menyerupai bintang berujung enam yang berada di atas langit Laut Kuning.

Selain laporan modern, Pentagon menyertakan transkrip konferensi bersejarah di Los Alamos, New Mexico, pada tahun 1949. Pertemuan tersebut dihadiri oleh jajaran fisikawan serta ilmuwan terkemuka, termasuk para pakar yang tergabung dalam Proyek Manhattan.

Para ilmuwan pada masa itu berupaya menganalisis fenomena 'bola api hijau' yang melintas di atas laboratorium nuklir, namun gagal menemukan jawaban pasti. Kendati muncul teori mengenai meteor yang memasuki atmosfer bumi, astronom ahli menyatakan bahwa karakteristik objek tersebut belum pernah ditemukan pada kasus jatuhnya meteorit lain.

Langkah rilis dokumen ini menjadi rangkaian berkas UFO keempat yang dibuka oleh Pentagon sejak terbitnya perintah eksekutif Presiden AS Donald Trump pada Februari 2026. Pihak otoritas pertahanan menyatakan masih menyimpan dokumen sejenis yang akan dirilis secara bertahap pada waktu mendatang.

"Departemen Perang dan mitra lembaga kami secara aktif mengerjakan rilis berkas UAP berikutnya," kata juru bicara Pentagon Sean Parnell dalam pernyataan resminya.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed