Chery Targetkan Produksi Mandiri Mobil Listrik di Indonesia Tahun 2026
Chery Group Indonesia menargetkan mulai memproduksi mobil secara mandiri pada 2026. Produsen otomotif asal China ini terus mematangkan persiapan perakitan independen di Indonesia untuk memperkuat basis pasarnya, seperti dilansir dari Detik Oto.
Langkah manufaktur mandiri tersebut diambil seiring tingginya penerimaan masyarakat terhadap jajaran sub-brand Chery di dalam negeri. Merek Jaecoo bahkan mencatatkan peningkatan penjualan signifikan hingga menjadi salah satu mobil listrik terlaris di pasar domestik.
Saat ini Chery masih memanfaatkan fasilitas perakitan milik PT Handal Indonesia Motor (HIM) di Pondok Ungu, Bekasi. Produsen tersebut juga melakukan perakitan model Jaecoo J5 di fasilitas pabrik Wanaherang, Jawa Barat.
President Director Chery Group Indonesia Zeng Shuo menyatakan pihaknya tengah menyelesaikan berbagai persiapan administratif dan teknis untuk merealisasikan fasilitas produksi tersebut.
"Kami sedang melakukan persiapan sesuai dengan regulasi dan kondisi yang berlaku. Saya rasa ini akan segera dirampungkan," ujar Zeng Shuo di ICE BSD City, Tangerang.
Zeng Shuo belum menyebutkan lokasi pasti pabrik baru tersebut. Namun, target pengoperasian fasilitas manufaktur ini dipastikan masih berjalan sesuai garis waktu yang direncanakan sejak awal.
"Ya, kami masih berupaya untuk mulai berproduksi tahun ini," lanjut Zeng Shuo.
Kementerian Perindustrian mencatat total komitmen investasi Chery di Indonesia mencapai Rp 5,2 triliun hingga 2030. Nilai investasi ini mencakup pengembangan fasilitas produksi lokal melalui skema kemitraan maupun pembangunan pabrik mandiri.
Ekspansi ini juga didorong oleh kinerja ekspor mobil setir kiri Chery Indonesia ke pasar Vietnam. Kesuksesan penetrasi pasar mancanegara tersebut makin memperkuat dorongan pembangunan pabrik perakitan independen di tanah air.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow