Celtic Tekan Falkirk Usai Tersingkir dari Liga Champions

Smallest Font
Largest Font

Celtic berusaha bangkit saat menjamu Falkirk di Celtic Park, Glasgow, pada Sabtu, 29 Agustus 2026, setelah tersingkir secara menyakitkan dari kualifikasi Liga Champions melawan klub Austria, LASK.

Kekalahan agregat 5-4 dari LASK membuat Celtic gagal menembus babak utama dan diperkirakan kehilangan potensi pendapatan hingga 30 juta poundsterling setelah harus terlempar ke Liga Europa.

Meski mengalami pukulan berat di Eropa, skuad asuhan Martin O'Neill mencatatkan start positif di kancah domestik dengan memenangi dua laga awal Liga Utama Skotlandia serta melaju di Premier Sports Cup.

Manager Celtic, Martin O'Neill, memberikan pembaruan mengenai kondisi timnya menjelang laga domestik tersebut.

"Callum [McGregor] sakit dan Kasper [Hogh] cedera," kata Martin O'Neill, Manager Celtic.

Ia menuturkan penyesuaian tim harus dilakukan di tengah jadwal padat yang dihadapi klub.

"[Haissem Hassan] masuk belakangan dalam skuad. Banyak pemain yang tampil di Piala Dunia mencoba melakukan penyesuaian dan datang di akhir pra-musim. Sangat menyenangkan jika dia benar-benar siap, tetapi dia siap memulai pertandingan," ujar Martin O'Neill, Manager Celtic.

O'Neill juga mengungkapkan strategi penanganan cedera yang dialami pemain depannya.

"Kami memiliki tujuh pertandingan mendatang dalam 22 hari ke depan dan ini tentang mengelola cedera yang dialami [Kasper]. Kami akan memantaunya dari hari ke hari," kata Martin O'Neill, Manager Celtic.

Ia mengakui hasil mengecewakan di tingkat Eropa memberikan dampak psikologis bagi tim.

"Ini merupakan pukulan yang sangat memukul [pada hari Selasa] mengingat posisi kami sebelumnya. Hal itu telah terjadi. Kami tidak bisa melakukan apa pun untuk mengubahnya sekarang," ujar Martin O'Neill, Manager Celtic.

Pelatih berpengalaman tersebut menegaskan pentingnya fokus untuk meraih kemenangan kembali.

"Di klub sepak bola ini, ada kalanya krisis tampaknya muncul begitu saja. Mungkin kami tidak cukup siap untuk bertanding di Liga Champions. Terlepas dari itu, mari kita pergi ke sana, mencoba bermain dan mencoba memenangi pertandingan," kata Martin O'Neill, Manager Celtic.

Ia pun memuji tim lawan sekaligus memberikan dorongan semangat kepada para pemainnya.

"Ini akan sulit. John [McGlynn] adalah manajer yang bagus. Bagi kami, pergi saja dan bermain - lepaskan semua beban," ujar Martin O'Neill, Manager Celtic.

Di sisi lain, kubu Falkirk bertekad memanfaatkan tekanan publik tuan rumah untuk mencuri poin di Parkhead.

Bek kiri Falkirk, Leon McCann, menyoroti tantangan besar bermain di kandang lawan.

"Ini adalah tempat tersulit di Skotlandia yang bisa Anda datangi untuk sebuah pertandingan," kata Leon McCann, Pemain Falkirk.

Ia membeberkan rencana timnya untuk membuat pendukung Celtic semakin frustrasi.

"Dan ini semacam upaya untuk menggagalkan mereka, menggagalkan orang-orang di stadion. Jelas bukan hasil yang bagus bagi mereka pada malam itu," ujar Leon McCann, Pemain Falkirk.

McCann merinci pendekatan taktis yang akan diterapkan Falkirk sepanjang pertandingan.

"Kami melakukannya dalam tahap 10 menitan. Lewati saja 10 menit pertama, 20 menit, tetap kompak," kata Leon McCann, Pemain Falkirk.

Ia berharap ketegangan stadion bisa dimanfaatkan untuk mencetak gol kejutan.

"Coba cetak gol dan kemudian seiring berjalannya pertandingan - dan mudah-mudahan mereka belum mencetak gol - maka rasa gugup mulai terbangun di sekitar stadion dan kami perlu mencoba memanfaatkannya," ujar Leon McCann, Pemain Falkirk.

Pemain berusia 26 tahun tersebut tetap menghormati kualitas materi pemain yang dimiliki tim tuan rumah.

"Setiap tim memiliki area yang bisa Anda eksploitasi. Jangan salah paham, mereka adalah tim papan atas dengan pemain-pemain top dan mereka telah bermain sangat, sangat baik serta mencetak banyak gol," kata Leon McCann, Pemain Falkirk.

Ia menegaskan target Falkirk dalam melakoni laga tandang berat ini.

"Kami berharap dapat meredam mereka sebanyak mungkin dan pergi ke sana untuk meraih hasil mengejutkan," ujar Leon McCann, Pemain Falkirk.

McCann juga mengomentari gaya permainan yang diusung manajer John McGlynn pasca perombakan skuad.

"Jelas, kami telah menjadi kelompok yang erat selama tiga, empat tahun sekarang dan ada pergantian pemain yang besar. Senang rasanya mendapatkan wajah-wajah baru dan bermain dengan pemain berbeda dengan gaya berbeda," kata Leon McCann, Pemain Falkirk.

Ia optimistis filosofi permainan menyerang Falkirk tidak akan berubah.

"Saya tidak berpikir dia [McGlynn] akan pernah mengubah cara dia ingin bermain, yang sangat bagus bagi saya. Saya menyukai cara kami bermain," ujar Leon McCann, Pemain Falkirk.

McCann menambahkan bahwa sang pelatih selalu menuntut standar kerja yang tinggi dari seluruh anggota tim.

"Dia telah menanamkan kepada Anda bahwa dia memiliki standar dan cara khusus yang dia inginkan untuk Anda mainkan, dan jika Anda tidak dapat berkomitmen untuk itu atau bekerja sekeras yang dia butuhkan, maka dia akan menemukan orang lain yang bisa," kata Leon McCann, Pemain Falkirk.

Memasuki babak pertama pertandingan, Camilo Duran mencetak dua gol yang membawa Celtic unggul, sementara Falkirk menghadapi krisis pemain akibat absennya Keelan Adams, Ethan Laidlaw, Aidan Nesbitt, Finn Yeats, dan Craig Sibbald.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed