Celine Dion Bersiap Konser di Paris Usai Pulih dari Kelainan Saraf
Penyanyi legendaris Celine Dion bersiap menggelar rangkaian konser kembalinya di Paris yang dijadwalkan mulai 12 September mendatang, setelah sempat menepi dari dunia musik akibat berjuang melawan gangguan saraf langka Stiff Person Syndrome.
Pelantun lagu fenomena tersebut tampil di hadapan publik Paris menggunakan jaket kulit cokelat tekstur dan kacamata hitam saat meninggalkan hotel untuk menuju tempat persiapan panggung, menandai kemunculan pertamanya setelah hampir dua tahun membatasi kegiatan luar ruangan.
Penyakit Stiff Person Syndrome yang diidap sang musisi sejak 2022 menyebabkan kejang otot parah, gangguan mobilitas, serta kendala pada pita suara yang memaksa pembatalan tur dunianya beberapa tahun lalu.
Keputusan kembali ke panggung pengagumnya diumumkan lewat media sosial dengan target awal 10 pertunjukan di Paris, yang kemudian bertambah menjadi 26 jadwal akibat tingginya permintaan tiket dari para penggemar.
"Saya sangat siap untuk melakukan ini. Saya merasa baik, saya kuat, saya merasa gembira, tentu saja, dan sedikit gugup," kata Celine Dion, Penyanyi.
Penyanyi berusia 58 tahun ini membagikan perkembangan kondisi fisiknya yang kini kian membaik setelah menjalani perawatan medis rutin dan latihan kebugaran secara intensif.
"Saya baik-baik saja, mengelola kesehatan saya, merasa baik. Saya bernyanyi lagi, bahkan sedikit menari. Tapi saya harus memberi tahu Anda sesuatu yang sangat penting: Selama beberapa tahun terakhir ini, setiap hari yang berlalu, saya merasakan doa dan dukungan Anda, kebaikan dan cinta Anda.
Saya berterima kasih kepada Anda semua. Saya tidak sabar untuk bertemu dengan Anda lagi," kata Celine Dion, Penyanyi.
Persiapan pertunjukan ini melibatkan latihan fisik yang ketat, termasuk sesi Pilates intensif serta kelas balet tiga kali seminggu untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuhnya selama rangkaian tur berjalan.
"Sudah sekian lama, saya ingin menawarkan sesuatu kepada [penggemar] untuk menunjukkan betapa saya merindukan mereka," kata Celine Dion, Penyanyi.
Penyanyi asal Quebec tersebut menegaskan komitmennya untuk memberikan penampilan terbaik sebagai bentuk apresiasi kepada basis penggemarnya yang terus memberikan dukungan finansial dan moral selama kariernya.
"Merekalah yang membayar tiket. Mereka membeli rekaman saya. Mereka memberi saya kemewahan itu. Jadi setidaknya yang bisa saya lakukan adalah memberi tahu mereka bahwa saya masih hidup," kata Celine Dion, Penyanyi.
Dukungan keluarga turut menjadi kunci utama pemulihannya, di mana sang kakak membagikan informasi terkait perjuangan keras Celine dalam melawan rasa sakit akibat kejang otot hebat.
"Dia melakukan segalanya untuk pulih. Dia wanita yang kuat," kata Claudette Dion, Kakak Celine Dion.
Claudette menambahkan bahwa penyakit langka ini memiliki kompleksitas tinggi karena memicu kejang tak terkontrol pada seluruh jaringan otot tubuh.
"Ini adalah penyakit yang sangat sedikit kita ketahui. Ada kejang – yang mustahil dikendalikan. Anda tahu bagaimana orang sering terbangun di malam hari karena kram di kaki atau betis?
Ini sedikit seperti itu, tetapi di semua otot. Sedikit yang bisa kita lakukan untuk mendukungnya, untuk meredakan rasa sakitnya," kata Claudette Dion, Kakak Celine Dion.
Rangkaian konser di Paris La Defense Arena ini akan berlangsung hingga pertengahan Oktober sebelum memasuki masa jeda dan dilanjutkan kembali pada Mei 2027.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow