Canyon SRAM Soroti Insiden Jalur Etape 8 Tour de France Femmes 2026

Smallest Font
Largest Font

Juri balapan Tour de France Femmes 2026 memutuskan tidak memberikan sanksi atas insiden dugaan penutupan jalur oleh pebalap Célia Gery terhadap Kasia Niewiadoma-Phinney di Nice pada etape kedelapan. Keputusan tersebut membuat tim Canyon-SRAM harus merelakan kehilangan jersey kuning, Sabtu (08/08/2026).

Ofisial tim Canyon-SRAM sempat meninjau ulang rekaman siaran televisi di area bus tim usai balapan, namun sudut kamera televisi tidak memperlihatkan insiden tersebut secara jelas. Pihak tim kemudian berkoordinasi dengan juri lomba yang memiliki akses video wasit dengan berbagai sudut kamera pendukung.

Hasil keputusan resmi etape kedelapan diterbitkan tanpa ada hukuman, denda, maupun peringatan untuk Gery. Sementara itu, kubu FDJ menegaskan aksi Gery murni tidak disengaja dan bukan bagian dari gaya balap agresif.

Direktur Olahraga Canyon-SRAM Rolf Aldag menyatakan pihak tim menyerahkan penanganan dugaan pelanggaran tersebut kepada pihak berwenang sesuai prosedur yang berlaku.

"Saya tidak melihatnya jadi kami akan menontonnya dan jika itu tidak adil maka ada VAR, ada juri dan mereka akan bertindak berdasarkan itu. Saya tidak bisa berkomentar sekarang tentang sesuatu yang saya tidak yakin. Jadi mari kita lihat dan mari kita cari tahu," kata Rolf Aldag, Direktur Olahraga Canyon-SRAM.

Aldag menilai tikungan tempat terjadinya insiden menjadi momen krusial yang memengaruhi jarak antara Niewiadoma-Phinney dengan pesaing utamanya sebelum tanjakan akhir.

"Saya bertanya-tanya di tikungan itu, dia memiliki celah dari Demi, dan jika dia berada di belakang roda Demi dia akan tetap berada di belakang roda Demi, tetapi dia harus mengejar dan mengejar Demi, dia yang terbaik di dunia, jadi mengejar dirinya adalah usaha yang sangat, sangat besar, dan kehilangan sebagian dari kesegaran itu," kata Rolf Aldag, Direktur Olahraga Canyon-SRAM.

Persaingan ketat di papan atas klasemen membuat perbedaan waktu di garis finis menjadi faktor penentu posisi puncak klasemen umum.

"Jadi jika dia berada di belakang roda Demi, dia melewati puncak bersama Demi dan kemudian tidak terjadi apa-apa dan klasemen umum tetap sama. Mengapa itu terjadi, mengapa dia tidak berada di belakang roda itu, saya tidak tahu. Saya pikir kita semua telah melihatnya di televisi mereka memiliki celah itu dan kemudian dia seperti memaksakan diri ke dalam permainan dengan Longo Borghini.

Di puncak mereka berhenti. Jika dia tidak harus melakukan itu, dia berhasil bersama Demi melewati tanjakan dan ini akan menjadi cerita yang berbeda. Tapi ternyata tidak, jadi kita harus menerimanya," kata Rolf Aldag, Direktur Olahraga Canyon-SRAM.

Pihak manajemen tim Canyon-SRAM mengakui keunggulan performa lawan pada etape tersebut terlepas dari perdebatan insiden di lapangan.

"Beberapa orang berkata kepada saya 'ya tapi kemarin Demi berjudi dan itulah mengapa Kasia [menang]' tapi itu omong kosong. Kemarin Kasia adalah yang terbaik tanpa keraguan, dan Anda tidak cuma menang dengan satu menit 20 detik karena Anda beruntung atau seseorang berjudi. Itu karena Anda tahu di Mont Ventoux Anda adalah yang terbaik, dan dia kemarin begitu, dan jujur saja, Demi sangat bagus hari ini, jadi kita harus menerima itu," kata Rolf Aldag, Direktur Olahraga Canyon-SRAM.

Persaingan klasemen umum kini menyisakan selisih delapan detik di mana posisi puncak diambil alih oleh Demi Vollering menuju etape terakhir.

"Dua hari lalu kami tertinggal satu menit 17 detik, lalu kami unggul 15 detik dan Demi harus mengejarnya, jadi besok kami harus mengejar delapan detik itu, dan jika kaki memungkinkan maka kaki memungkinkan," kata Rolf Aldag, Direktur Olahraga Canyon-SRAM.

Kondisi fisik para pebalap menjadi fokus utama tim menjelang etape penutup yang menyajikan jalur tanjakan curam.

"Tapi saya pikir apa yang tidak boleh kita sepelekan adalah kayuhan yang ditunjukkan Kasia kemarin, jika Anda tidak menunjukkan rasa lelah maka itu sedikit tidak manusiawi. Jadi saya pikir terutama dengan ledakan ini sekarang di tanjakan yang sangat curam ini, logis jika Demi akan mencoba. Dia melakukannya, dan pujian untuknya dan timnya bagaimana mereka mengambilnya kemudian. Kita harus menerima itu, tapi besok adalah hari lain, jadi kita akan lihat," kata Rolf Aldag, Direktur Olahraga Canyon-SRAM.

Tim Canyon-SRAM kini bersiap menghadapi etape kesembilan yang melintasi rute Col d'Èze sebagai penentuan akhir ajang Tour de France Femmes 2026.

"Yah, lebih baik dari hari ini," kata Rolf Aldag, Direktur Olahraga Canyon-SRAM.

Pertandingan berlanjut ke etape sembilan hari Minggu dengan rute yang melewati beberapa pendakian Col d'Èze.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow