Callaway Putuskan Kemitraan dengan Good Good Imbas Iklan Kontroversial

Smallest Font
Largest Font

Produsen perlengkapan golf Callaway memutuskan hubungan kerja sama dengan kreator konten Good Good menyusul kecaman publik atas unggahan iklan yang menampilkan seorang pegolf wanita didorong hingga jatuh ke tanah. Langkah tegas tersebut diambil setelah video promosi stik golf terbaru memperlihatkan salah satu pendiri Good Good, Garrett Clark, melakukan dorongan fisik terhadap pegolf profesional Alexis Miestowski saat ia mencoba menyentuh stik golf tersebut. Dampak dari iklan tersebut juga membuat Good Good mengundurkan diri dari posisinya sebagai sponsor utama turnamen PGA Tour yang dijadwalkan berlangsung di Austin, Texas, pada November 2026 mendatang.

Pihak Callaway mengonfirmasi bahwa proses peninjauan konten internal mereka tidak berjalan cukup komprehensif hingga iklan tersebut sempat lolos dan diunggah ke media sosial.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban moral, manufaktur perlengkapan golf ini juga mengumumkan kompensasi berupa donasi sebesar 1 juta dolar AS untuk organisasi perlindungan hak-hak perempuan. "Selama beberapa hari terakhir, kami mendengarkan dan merenung secara mendalam atas rasa sakit dan kekecewaan yang disebabkan oleh video yang kami unggah ulang," tulis pernyataan resmi Callaway di platform X.

Perusahaan menegaskan komitmennya dalam menentang segala bentuk tindakan fisik yang merugikan kaum wanita di media massa. "Kami mendengar cerita dari orang-orang yang berbagi pengalaman pribadi terkait kekerasan terhadap perempuan, dan kisah mereka menjadi pengingat kuat bahwa masalah ini menyentuh kehidupan terlalu banyak orang," lanjut Callaway dalam pernyataan resminya.

Callaway menambahkan bahwa insiden tersebut menjadi pelajaran penting dalam pengetatan filter konten komersial mereka ke depannya. "Secara tegas, kekerasan terhadap perempuan tidak dapat diterima dan tidak boleh pernah diremehkan, dinormalisasi, atau dijadikan sebagai hiburan," tegas manajemen Callaway. Pihak manajemen memastikan telah mengambil tindakan korektif secara internal agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

"Dalam kasus ini, proses peninjauan konten kami tidak cukup komprehensif. Kami telah mengambil tindakan korektif internal yang sesuai dan memperkuat prosedur persetujuan kami secara signifikan untuk membantu memastikan hal ini tidak terjadi lagi," tambah Callaway.

Perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada masyarakat yang merasa terganggu oleh penayangan materi promosi tersebut. "Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada semua orang yang terluka, kecewa, atau tersinggung oleh insiden ini," tutur pihak Callaway. Di sisi lain, Garrett Clark selaku pemeran dalam iklan tersebut menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui unggahan video dan mengakui kesalahan konsep materi promosi yang digagasnya.

"Ini sama sekali bukan apa yang kami wakili. Cara iklan ini diterima bukanlah cerminan dari Good Good dan bukan apa yang kami berdiri untuknya sekali lagi. Saya ingin semua orang tahu itu. Saya tidak mendukung (kekerasan dalam rumah tangga), pelecehan, atau semua itu," kata Garrett Clark, Salah Satu Pendiri Good Good.

Clark menjelaskan bahwa ide awal pembuatan iklan tersebut terinspirasi dari film horor komedi, namun ia menyadari eksekusinya sangat tidak tepat. "Melihat ke belakang, konsep iklan yang sangat bodoh. Iklan yang buruk secara umum.

Bukan ide terbaik. ... Setelah saya menontonnya kembali dan itu diunggah, kulit saya merinding. Saya merasa jijik.

Maksud saya, bahkan hanya beberapa menit setelah saya melihatnya diunggah, sebelum ini muncul di mana pun secara daring, saya pikir itu adalah iklan terburuk yang pernah ada," ujar Garrett Clark.

Menanggapi pembatalan berbagai kemitraan besar ini, pimpinan eksekutif Good Good menyatakan fokus perusahaan saat ini adalah pembenahan internal dan budaya kerja. "Kami menyadari bahwa kami memiliki pekerjaan yang harus dilakukan sebagai organisasi, dan fokus kami saat ini adalah pada tim kami, budaya kami, dan memastikan kami belajar dari situasi ini," kata Matt Kendrick, Chief Executive Officer Good Good.

Good Good menegaskan komitmennya untuk berusaha membangun kembali kepercayaan yang sempat rusak akibat insiden video viral tersebut. "Kami tetap berkomitmen untuk mendapatkan kembali kepercayaan dari tur tersebut," ujar Matt Kendrick.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed