BPH Migas Pastikan Pasokan BBM di Flores Aman Pascagempa 7,7 Magnitudo

Smallest Font
Largest Font

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, tetap aman dan terus diperkuat pascagempa berkekuatan 7,7 magnitudo yang terjadi baru-baru ini, dilansir dari Investor Daily.

Wahyudi mengatakan, penyaluran BBM terus ditingkatkan hingga stok di SPBU, Pertashop, dan Agen Minyak Tanah di seluruh wilayah Flores terpenuhi dengan baik. Hal ini untuk memastikan kelancaran pasokan sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak bencana.

Ia menegaskan bahwa ketersediaan BBM di Labuan Bajo dan wilayah Flores saat ini dalam kondisi aman, namun mengimbau masyarakat menggunakan BBM sesuai kebutuhan agar distribusi dapat berlangsung berkelanjutan, khususnya dalam situasi darurat.

"Untuk kebutuhan BBM cukup dan aman. Diharapkan konsumsi BBM sesuai kebutuhan sehari-hari, sehingga situasi saat terjadi darurat yang dilaksanakan dari FT Labuan Bajo, FT Reo, serta dari FT Bima, dan lainnya bisa dilakukan secara kontinyu untuk mengamankan kebutuhan masyarakat di Flores," ujar Wahyudi.

Penguatan pasokan BBM dilakukan BPH Migas bersama Pertamina Patra Niaga dan Elnusa Petrofin dengan peningkatan stok pada 95 penyalur yang terdiri dari 56 SPBU, 22 Pertashop, dan 17 agen minyak tanah. Seluruh penyalur tersebut tetap beroperasi melayani masyarakat.

"Kami berharap seluruh masyarakat konsumsi BBM sesuai kebutuhan sehari-hari agar tidak terlalu panik, kemudian semua terlayani dengan baik di masing-masing SPBU, Pertashop, dan Agen Minyak Tanah yang tersebar di Pulau Flores," tambah Wahyudi.

Anggota Komite BPH Migas, Harya Adityawarman, mengapresiasi langkah cepat Pertamina dan Elnusa Petrofin dalam mengantisipasi kondisi pascagempa. Ia menyatakan keberlanjutan pelayanan BBM merupakan indikator bahwa distribusi dapat ditangani dengan baik.

"Sejauh ini, tidak ada pemberitaan terkait kekosongan BBM, artinya penanganan pascabencana dapat ditangani dengan baik," kata Harya.

Direktur Utama Elnusa Petrofin, Doni Indrawan, menyampaikan bahwa jalur distribusi BBM sudah kembali normal setelah sempat terputus akibat bencana. Pemulihan akses yang cepat membuat konektivitas antar daerah kembali mendukung penyaluran BBM.

"Sekarang jalur daratnya sudah jalan sehingga baik dari Reo, maupun dari Maumere, maupun dari Ende itu sudah terhubung," jelas Doni.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Iwan Yudha Wibawa menerangkan bahwa penanganan pascabencana dilakukan menyeluruh, mulai pengelolaan personel hingga pemulihan sarana dan fasilitas terdampak. Mitigasi juga dilakukan terhadap kerusakan jalur distribusi untuk menjaga pelayanan energi masyarakat.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed