Boy Thohir Yakin Prospek Pasar Saham Indonesia Tetap Kuat Berkat Fundamental Solid

Smallest Font
Largest Font

Penulis : Muhammad Ghafur Fadlillah 10 Jul 2026 | 14:03 WIB

Presiden Direktur PT Adaro Energy Indonesia Garibaldi Thohir alias Boy Tohir memberikan sambutan saat acara Tax Gathering di Gedung KPP Madya, Jakarta, Kamis (6/6/2024). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)

JAKARTA, investor.id - Konglomerat pemilik PT Trimegah Sekuritas Tbk (TRIM) Garibaldi "Boy" Thohir, meyakini pasar saham Indonesia masih memiliki prospek yang kuat ditopang fundamental emiten yang tetap solid.

Tantangan utama saat ini bukan lagi kinerja perusahaan, melainkan mengembalikan kepercayaan investor melalui komunikasi yang lebih baik serta dukungan berkelanjutan dari pemerintah terhadap perusahaan terbuka.

Boy mengatakan penilaian terhadap prospek pasar modal seharusnya berangkat dari kualitas fundamental perusahaan-perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berdasarkan pengamatannya, mayoritas emiten, termasuk perusahaan dalam grup usahanya, masih mencatatkan kondisi fundamental yang sehat.

"Kalau saya melihat perusahaan publik, yang pertama tentu fundamentalnya. Secara keseluruhan, setidaknya di grup kami, fundamentalnya sangat baik. Saya tidak melihat ada hal yang mengkhawatirkan," ujar Boy kepada media usai pencatatan saham PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Dia menilai masih banyak perusahaan berkualitas di pasar modal Indonesia yang memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang. Karena itu, komunikasi kepada investor, khususnya investor ritel, perlu terus diperkuat agar persepsi pasar sejalan dengan kondisi fundamental perusahaan.

"Menurut saya banyak perusahaan yang bagus di Bursa. Tinggal bagaimana kita bisa mengomunikasikan kepada para pemegang saham, terutama investor ritel, bahwa fundamental perusahaan-perusahaan publik di Indonesia sebenarnya sangat baik," katanya.

Menurut Boy, meningkatnya kepercayaan investor akan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pemulihan kinerja pasar saham nasional di tengah berbagai dinamika global.

Selain kualitas emiten, Boy menilai dukungan pemerintah terhadap perusahaan publik juga menjadi faktor penting untuk memperkuat sentimen pasar. Dia menegaskan perusahaan terbuka telah menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik sehingga layak memperoleh dukungan kebijakan yang mendorong peningkatan kepercayaan investor.

"Perusahaan publik mencerminkan perusahaan yang transparan, akuntabel, dan dapat dipercaya. Itu merupakan esensi dari perusahaan terbuka. Karena itu, kami berharap dukungan pemerintah terhadap perusahaan-perusahaan publik terus diperkuat," ujarnya.

Meski demikian, Boy mengapresiasi langkah pemerintah yang selama ini dinilai telah memberikan dukungan positif terhadap pasar modal.

"Sejauh ini dukungan pemerintah sudah sangat positif. Kalau bisa tentu akan lebih baik lagi apabila dukungan tersebut semakin diperkuat," katanya.

Boy juga optimistis indeks harga saham gabungan (IHSG) berpeluang kembali melanjutkan tren penguatan dalam jangka panjang. Menurutnya, sejarah menunjukkan pasar saham Indonesia beberapa kali mampu bangkit setelah mengalami tekanan.

"Saya sangat optimistis. Kalau melihat rekam jejak sebelumnya, pasar saham Indonesia pernah mengalami kenaikan yang sangat signifikan. Memang membutuhkan waktu, tetapi saya yakin peluang ke arah sana tetap ada," ujarnya.

Dia menambahkan, prospek tersebut didukung oleh fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai masih kompetitif dibandingkan negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara.

"Kalau dibandingkan dengan beberapa negara Asia Tenggara lainnya, saya melihat fundamental ekonomi Indonesia masih cukup baik. Itu menjadi modal penting bagi pasar saham ke depan," pungkas Boy.

Editor: Erta Darwati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Raffi Ahmad Ingin RANS Jadi Legacy Industri Kreatif Indonesia

IHSG Banjir Kabar Baik

IHSG Menguat, 5 Saham Kasih Untung Gede-gedean

Saham-Saham Ini Naik Drastis, Dua Mentok ARA

RANS Resmi IPO, Nagita Slavina Sampaikan Harapan Ini

Macroeconomy 19 menit yang lalu Airlangga Pastikan Bali Jadi Rumah Pusat Finansial Internasional Indonesia Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) akan berada di Pulau Bali.

National 27 menit yang lalu Febrie Adriansyah Sebut Penyelidikan Korupsi BGN Terus Bergulir Penyidikan korupsi Badan Gizi Nasional berlanjut, Jampidsus kantongi 47 nama. Kejagung jamin Program Makan Bergizi Gratis tak terganggu.

Business 31 menit yang lalu Kementan Dorong Potensi Durian Babel Kementerian Pertanian (Kementan) menyambut positif Kontes Durian Tingkat Provinsi Tahun 2026.

National 39 menit yang lalu Persiapan Pemakaman Rachmat Gobel di TMP Kalibata, Pelayat Mulai Hadir Persiapan pemakaman Rachmat Gobel di TMP Kalibata rampung. Jenazah dimakamkan di Blok Z siang ini, pelayat & kolega mulai memadati lokasi.

Market 45 menit yang lalu 2 Saham Bank Jadi Bulan-Bulanan Asing bermanuver dengan melakukan aksi jual di saham Bank Central Asia (BBCA) dan saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI).

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed