Bootcamp Publikasi Ilmiah Bantu Civitas Akademika Hindari Jurnal Predator
Kegagalan publikasi artikel ilmiah sering terjadi akibat kesalahan dalam menentukan target media publikasi. Naskah yang dikerjakan dengan proses panjang berisiko terkena desk reject atau masuk ke dalam jurnal predator apabila dipublikasikan tanpa pemahaman scope yang akurat, dilansir dari Detikcom.
Permasalahan tersebut mendasari hadirnya Intensive Bootcamp Percepat Proses Publikasi Artikel Ilmiah. Program berdurasi 30 hari ini dirancang untuk membekali civitas akademika dalam memahami karakteristik, ketentuan, serta scope jurnal target.
Rangkaian pelatihan diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting yang terbagi dalam empat sesi kelas langsung. Sesi pertama dilaksanakan pada Kamis, 01 Oktober 2026 pukul 19.00 sampai 21.30 WIB dengan materi utama fokus pada strategi publikasi dan kriteria pemilihan jurnal.
Tiga sesi berikutnya dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 08 Oktober 2026, Kamis, 15 Oktober 2026, dan Kamis, 22 Oktober 2026 pada jam yang sama. Selain materi teoretis, peserta diarahkan untuk melakukan praktik langsung pengajuan naskah melalui Open Journal System (OJS) serta penyesuaian author guidelines.
Fasilitas Pelatihan dan Akses Komunitas
Seluruh peserta pelatihan akan memperoleh berbagai fasilitas pendukung untuk menunjang proses belajar. Akses pendukung tersebut mencakup pendampingan sesi tanya jawab di WhatsApp Group selama 30 hari, e-sertifikat nasional 140 JP, e-modul, serta rekaman kegiatan bertipe akses lifetime.
Panitia juga menyediakan materi pelengkap berupa studi kasus artikel ilmiah, e-book publikasi, prompt AI khusus karya tulis ilmiah, hingga keanggotaan lifetime di Research Community.
Program ini ditargetkan bagi dosen, mahasiswa jenjang S1 hingga S3, peneliti, dan akademisi yang ingin memastikan naskah ilmiahnya tepat sasaran. Pendaftaran slot bootcamp publikasi ilmiah ini dibuka melalui platform detikevent.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow