BMKG Waspadai Hujan Sedang hingga Lebat dan Angin Kencang
BMKG memperingatkan sejumlah wilayah berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang pada Selasa (4/8) hingga 5 Agustus 2026. Dari daftar yang dirilis, tidak ada wilayah berstatus Siaga maupun Awas untuk hujan lebat hingga sangat lebat.
Dalam peringatan dini 3 hingga 5 Agustus 2026, BMKG menetapkan Aceh, Jawa Barat, Kalimantan Utara, dan Papua berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat. Untuk ancaman angin kencang, BMKG mencantumkan Aceh, Jawa Timur, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.
BMKG juga memprakirakan dominasi kondisi kering, namun peluang hujan tetap ada di beberapa wilayah. Indeks Niño 3.4 pada dasarian tersebut tercatat +2,26 dan Southern Oscillation Index (SOI) sebesar -28,2 yang mengindikasikan El Niño intensitas kuat berpotensi menguat.
BMKG menyebut aktivitas Madden-Julian Oscillation yang diprakirakan mulai memasuki wilayah Indonesia serta keberadaan Gelombang Rossby Ekuatorial dan Kelvin di sebagian wilayah Sumatra dapat mendukung pembentukan awan hujan.
Selain itu, BMKG melaporkan sirkulasi siklonik diprediksi terbentuk di Samudra Pasifik sebelah timur Filipina dan di Samudra Pasifik sebelah utara Papua Nugini. Sistem ini dapat membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang mendukung pertemuan serta penumpukan massa udara di sekitar wilayah sirkulasi.
Dalam 24 jam mendatang, BMKG memantau Bibit Siklon Tropis 94W di Laut Filipina bagian utara yang diperkirakan melemah. BMKG menyebut sistem itu memiliki kecepatan angin maksimum 20-25 knot atau sekitar 37-46 kilometer per jam, dengan tekanan minimum 1.008 hektopaskal, dan bergerak ke arah barat laut hingga utara.
BMKG juga menyatakan kondisi cuaca di kota-kota besar umumnya cerah berawan hingga berawan tebal pada Selasa. Pada saat yang sama, hujan ringan diprakirakan terjadi di Medan, Tanjung Pinang, Serang, Bandung, Tanjung Selor, Mamuju, Ambon, dan Manokwari.
Sementara itu, BMKG memperkirakan udara kabur berpotensi terjadi di Bandar Lampung dan Mataram, sedangkan kabut diprediksi muncul di Nabire dan Jayawijaya.
BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai perkembangan cuaca dan memperbarui informasi melalui kanal resmi BMKG.
"Meskipun demikian, peluang terjadinya hujan masih terdapat di beberapa wilayah Indonesia," tulis BMKG dalam prakiraan Potensi Hujan Indonesia Sepekan ke Depan Periode 28 Juli-4 Agustus 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow