Benfica Hadapi Malam Penentuan Lawan St Gallen di Liga Europa

Smallest Font
Largest Font

Klub asal Portugal Benfica bersiap melakoni laga penentuan kualifikasi putaran kedua Liga Europa melawan wakil Swiss St Gallen di Estádio da Luz pada Kamis, 30 Juli 2026, pukul 20.00 waktu setempat.

Benfica harus mengejar defisit agregat setelah menelan kekalahan 2-1 pada leg pertama di markas St Gallen pekan lalu. Dalam laga tersebut, gol Aliou Baldé dan tandukan Tom Gaal memastikan kemenangan St Gallen, sementara Benfica membalas lewat gol Rafa Silva.

Kekalahan pada leg pertama menjadi hasil mengecewakan bagi pelatih baru Marco Silva dalam laga kompetitif perdananya. Untuk lolos langsung ke putaran ketiga kualifikasi, Benfica membutuhkan kemenangan dengan selisih minimal dua gol. Kemenangan dengan selisih satu gol akan memaksa pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu, sedangkan hasil imbang atau kalah akan menghentikan langkah mereka di Liga Europa dan terlempar ke kualifikasi Conference League.

Menghadapi laga krusial ini, Benfica mendapat amunisi tambahan dengan kembalinya Leandro Barreiro yang telah pulih dari infeksi saluran pernapasan, serta sejumlah pemain yang sempat absen pasca-Piala Dunia. Pada akhir pekan lalu, Benfica memenangi laga uji coba 5-1 atas Os Belenenses dengan mengistirahatkan para pemain utamanya, sementara St Gallen meraih kemenangan di laga pembuka Liga Super Swiss.

Manajer Benfica Marco Silva menegaskan komitmen timnya untuk bangkit dan membalikkan kedudukan di hadapan pendukung sendiri.

"Kita harus menjadi lebih kuat secara kolektif dan menghasilkan performa yang memungkinkan kualitas kita mengatasi cara bermain lawan," kata Marco Silva, Pelatih Benfica.

Ia menekankan pentingnya mengontrol jalannya pertandingan sejak menit awal demi meraih hasil maksimal.

"Kami ingin mengirimkan pesan kepada para pendukung sejak awal, dan permulaan yang kuat akan membantu membawa pertandingan ke dalam kendali kami," ujar Marco Silva, Pelatih Benfica.

Pelatih berusia 48 tahun tersebut menaruh kepercayaan penuh pada kesiapan fisik dan mental seluruh skuadnya.

"Kami memiliki keyakinan bahwa para pemain akan merespons," kata Marco Silva, Pelatih Benfica.

Ia menuntut anak asuhnya untuk tampil maksimal tanpa meremehkan lawan di level kompetisi Eropa.

"Pada level ini, kami harus menghadapi setiap pertandingan seolah-olah ini adalah laga final," ujar Marco Silva, Pelatih Benfica.

Di laga kualifikasi kompetisi Eropa lainnya pada waktu yang sama, klub Portugal Braga membawa keunggulan 1-0 atas wakil Serbia Železničar Pančevo ke leg kedua kualifikasi Conference League di Estádio Municipal de Braga. Kemenangan Braga pada leg pertama dipastikan melalui eksekusi penalti Ricardo Horta pada menit ke-67.

Pelatih Braga Carlos Vicens mengekspresikan ketidakpuasannya terhadap penampilan tim di Serbia dan menuntut peningkatan ketajaman di laga kandang.

"Kami kekurangan energi, ketegasan, dan tekad dalam serangan kami," kata Carlos Vicens, Pelatih Braga.

Ia berharap timnya tampil lebih baik dan menunjukkan performa berbeda saat bermain di depan pendukung sendiri.

"Kami ingin menunjukkan versi yang berbeda dari diri kami," ujar Carlos Vicens, Pelatih Braga.

Vicens memastikan Braga tidak akan bermain aman meski unggul agregat satu gol.

"Kami menginginkan tim yang solid dan bekerja keras yang menggunakan prosesnya untuk mengejar kemenangan tanpa terlalu banyak berpikir tentang keunggulan kecil yang kami miliki," kata Carlos Vicens, Pelatih Braga.

Ia mengingatkan para pemainnya bahwa persaingan menuju babak berikutnya masih sangat terbuka.

"Peluang masih terbuka lebar," ujar Carlos Vicens, Pelatih Braga.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed