Celah Pertahanan Benfica Berpotensi Dimanfaatkan AGF di Liga Europa
Klub asal Denmark AGF berpotensi mengeksploitasi lini belakang Benfica saat kedua tim bentrok di babak play-off Liga Europa di Estadio da Luz. Penilaian tersebut disampaikan Pengamat Senior Flashscore Portugal Mario Rui Ventura meski Benfica tetap diunggulkan.
Masalah terbesar tuan rumah terletak pada jantung pertahanan setelah ditinggal bek utama Nicolas Otamendi dan Antonio Silva. Benfica hanya memiliki dua bek tengah yang siap dimainkan untuk laga ini, meski telah mendatangkan Clement Lenglet, Matheus Indio, dan Alessandro Circati.
Sektor penjaga gawang juga memicu keraguan setelah Anatoliy Trubin kehilangan posisinya. Pelatih Marco Silva kini mempercayakan gawang kepada kiper muda Samuel Soares.
"Kelemahan terbesar berada di jantung pertahanan. Benfica kehilangan dua bek tengah pilihan utama mereka, Nicolas Otamendi (River Plate) dan António Silva (Bournemouth), serta merekrut Clement Lenglet (Atlético de Madrid) untuk berduet dengan pemain binaan sendiri Tomás Araújo. Matheus Índio, seorang pemain muda asal Brasil, direkrut untuk tim cadangan, dan sesampainya di Lisbon, Alessandro Circati dari Parma. Kenyataannya, untuk pertandingan melawan Aarhus, Benfica masih hanya memiliki dua bek tengah di dalam skuad," kata Mario Rui Ventura, Editor Berita Senior Flashscore di Portugal.
Situasi di bawah mistar gawang juga menjadi sorotan Ventura terkait kapasitas opsi yang dimiliki klub.
"Perubahan besar lainnya terjadi di posisi kiper. Anatoliy Trubin, kiper utama dalam beberapa tahun terakhir, kehilangan tempatnya dari Samuel Soares, kiper yang keluar dari sistem pembinaan usia muda Benfica. Ada keraguan apakah salah satu dari mereka cukup bagus untuk menjadi kiper utama yang tidak tergoyahkan," kata Ventura.
Meski pamor sepak bola Denmark sedang menanjak di Portugal, AGF dinilai masih belum populer bagi publik tuan rumah. Ventura menegaskan kekalahan dari klub Skandinavia tersebut akan menjadi kerugian finansial yang besar bagi Benfica.
"Sepak bola Denmark memperoleh menonjol yang sangat besar dalam beberapa tahun terakhir, berkat kedatangan pemain-pemain seperti Morten Hjulmand, Froholdt, Alexander Bah, dan Conrad Harder… tiba-tiba, Denmark kembali menjadi perbincangan di Portugal," kata Ventura.
Ia menambahkan bahwa posisi Marco Silva di kursi pelatih dipastikan tetap aman meski Benfica tersingkir dari kompetisi Eropa.
"Itu akan menjadi kerugian yang sangat besar. Namun, kerugian terbesar sebenarnya adalah kegagalan sekali lagi untuk lolos ke Liga Champions," kata Ventura.
Manajemen klub yang dipimpin Rui Costa menargetkan gelar juara Liga Portugal musim ini dan melangkah jauh di kompetisi Eropa.
"Tidak ada seorang pun di Benfica yang menetapkan kesuksesan di Liga Europa sebagai target, karena mereka berfokus pada liga domestik dan jika mereka gagal di Liga Europa, itu tidak akan memengaruhi posisi Marco Silva sebagai manajer sedikit pun," kata Ventura.
Tekanan untuk meraih trofi domestik tetap tinggi setelah rival utama mereka mendominasi dalam beberapa musim terakhir.
"Hal-hal hanya bisa membaik di Benfica. Komitmen kuat terhadap Marco Silva, mantan manajer Fulham, secara jelas menunjukkan bahwa jajaran direksi, yang dipimpin oleh Rui Costa, berniat memenangkan gelar liga musim ini, serta bertujuan untuk melangkah jauh di Liga Europa," kata Ventura.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow