AWS Sebut 40 Persen Perusahaan Indonesia Adopsi Kecerdasan Buatan

Smallest Font
Largest Font

Sebanyak 40 persen perusahaan di Indonesia dilaporkan telah mengadopsi kecerdasan buatan (AI) meski sebagian besar belum memiliki tata kelola yang memadai, dilansir dari Detik iNET pada Kamis (6/8/2026).

Amazon Web Services (AWS) mencatat hanya 24 persen organisasi di Indonesia yang telah menetapkan strategi AI formal. Selain itu, baru sekitar 21 persen perusahaan yang konsisten menerapkan tata kelola data.

Vice President Governance and Compliance AWS Nandini Ramani menyampaikan pandangannya terkait kondisi adopsi teknologi tersebut dalam gelaran AWS Summit Jakarta di Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta.

"Jika tidak memiliki strategi, data governance, dan keamanan sejak awal, Anda hanya akan mempercepat masalah yang sudah ada," ujar Nandini Ramani, Vice President Governance and Compliance AWS.

AWS menekankan pentingnya pembangunan mekanisme keamanan, data governance, serta observability sejak tahap awal pembuatan aplikasi AI untuk meminimalkan risiko keamanan.

"Saya terkesan melihat perusahaan Indonesia berani membangun ulang sistem mereka menggunakan AI. Bahkan sektor yang sangat teregulasi seperti perbankan dan kesehatan sudah melangkah lebih cepat. Itu menunjukkan Indonesia berada di depan dibanding banyak negara lain dalam adopsi AI," kata Nandini Ramani, Vice President Governance and Compliance AWS.

Penguatan strategi bisnis, tata kelola data, dan sistem keamanan yang kokoh menjadi kunci utama agar pemanfaatan teknologi AI dapat memberikan dampak jangka panjang bagi industri di Indonesia.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed