Atletico Madrid Tahan Julian Alvarez di Tengah Minat Barcelona

Smallest Font
Largest Font

Penyerang Atletico Madrid Julian Alvarez menjadi sasaran cemoohan suporter di Stadion Wanda Metropolitano pada Minggu, 23 Agustus 2026, dalam laga LaLiga melawan Villarreal yang berakhir imbang 2-2. Ketegangan ini memuncak setelah sang pemain menyatakan keinginannya untuk hengkang ke Barcelona.

Gelombang siulan terdengar saat nama dan foto pemain asal Argentina itu ditampilkan di layar lebar sebelum pertandingan dimulai. Alvarez memulai laga dari bangku cadangan lantaran masih menjalani pemulihan kondisi fisik setelah sempat mengalami cedera pergelangan kaki dan menjalani masa liburan usai Piala Dunia 2026.

Masa depan penyerang tersebut terus dispekulasikan usai sang agen, Fernando Hidalgo, menyampaikan kritik keras terhadap petinggi klub. Situasi semakin memanas setelah pemain berusia 26 tahun itu tampil sebagai pemain pengganti pada menit ke-66 menggantikan Marc Pubill, namun gagal mencetak gol dan kembali mendapat cemoohan dari tribun penonton.

Usai peluit panjang berbunyi, Alvarez memilih langsung berjalan menuju lorong ruang ganti tanpa bergabung bersama rekan-rekannya yang memberikan apresiasi kepada suporter. Keputusan tersebut memicu respons langsung dari jajaran manajemen klub serta tim pelatih.

Presiden Atletico Madrid Enrique Cerezo menegaskan posisi resmi klub terkait situasi striker tim nasional Argentina tersebut.

"Satu-satunya hal yang saya yakini adalah, setelah musim panas yang cukup rumit dengan pertanyaan terus-menerus tentang Julian Alvarez, dia adalah pemain Atletico Madrid, dia selalu menjadi pemain Atletico Madrid, dan kami tidak pernah berniat untuk menjualnya," kata Enrique Cerezo, Presiden Atletico Madrid.

Cerezo juga melontarkan kritik terhadap pendekatan yang dilakukan oleh pihak Barcelona sepanjang bursa transfer musim panas.

"Saya menganggap Barcelona tidak berada di level yang sesuai dengan situasi ini dan tidak melakukan apa yang biasanya dilakukan dalam kasus seperti ini," kata Enrique Cerezo, Presiden Atletico Madrid.

Di sisi lain, pelatih Atletico Madrid Diego Simeone berupaya meredakan ketegangan internal dan meminta publik untuk tidak melontarkan kecaman berlebihan kepada sang penyerang.

"Untuk masing-masing orang sangat sulit untuk mengatakan bagaimana perasaan orang lain, karena saya bukan orang lain. Dia berlatih dengan cara terbaik, dengan rasa hormat kepada rekan-rekannya," kata Diego Simeone, Pelatih Atletico Madrid.

Simeone menambahkan bahwa fokus utama tim adalah menjaga kondusivitas di dalam skuad tanpa terpengaruh oleh isu kepindahan pemain.

"Saya tidak mendukung penghinaan atau makian, kata apa pun saat ini di saat mereka menunggu perpecahan untuk menciptakan konflik dan ketidakpastian, ketidakpastian itu tidak ada," kata Diego Simeone, Pelatih Atletico Madrid.

Simeone turut memberikan klarifikasi mengenai alasan Alvarez tidak ikut mengelilingi lapangan bersama pemain lain untuk menyapa fans usai pertandingan melawan Villarreal.

"Klub memutuskan bahwa dia [Alvarez] tidak boleh mendekati tribun atau penggemar... Itu adalah keputusan klub untuk memisahkannya dan membawanya ke ruang ganti. Bukan tugas saya untuk memberikan nasihat, saya harus fokus pada pekerjaan saya... Saya tidak akan menjawab semua pertanyaan tentang Julian," kata Diego Simeone, Pelatih Atletico Madrid.

Ketegangan antara pihak pemain dan klub juga dipicu oleh pernyataan balik dari agen sang pemain, Fernando Hidalgo, yang merespons klaim manajemen klub terkait saran kepindahan kliennya.

"Jangan pernah bertanya kepada seorang pembohong mengapa dia berbohong. Untuk menjelaskan dirinya sendiri, dia harus berbohong lagi," kata Fernando Hidalgo, Agen Julian Alvarez.

Manajemen Atletico Madrid menyatakan komitmennya untuk tetap mempertimbangkan keberadaan Alvarez di dalam skuad utama.

"Kami akan membantu Julian dan kami akan terus menjaganya agar dia dapat memberikan semua potensinya kepada kami, karena kami membutuhkannya untuk terus bersaing di antara klub-klub besar Eropa," kata Miguel Angel Gil Marin, CEO Atletico Madrid.

Meskipun ada ketertarikan dari klub Inggris seperti Arsenal, prioritas utama Alvarez dilaporkan tetap bertahan di Spanyol jika kepindahan ke Barcelona gagal terealisasi sebelum bursa transfer ditutup.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed