Archi Indonesia Kembangkan Sumber Daya Emas di Tambang Toka Tindung

Smallest Font
Largest Font

Emiten emas milik konglomerat Peter Sondakh, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), telah memaparkan laporan terbaru mengenai aktivitas eksplorasi perusahaan. Kegiatan tersebut berjalan melalui entitas anak usaha yang dimiliki sepenuhnya oleh perseroan.

Seperti dilansir dari Investor Daily, manajemen ARCI memegang 100 persen kepemilikan di Tambang Emas Toka Tindung. Lokasi operasional ini berada sekitar 35 kilometer di sebelah timur laut Kota Manado, Sulawesi Utara.

Operasional tambang berjalan melalui PT Meares Soputan Mining (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN). Wilayah Tambang Emas Toka Tindung mencakup dua Kontrak Karya dengan total luas konsesi mencapai 39.817 hektar.

Area konsesi tersebut membentang di dua wilayah administrasi yang meliputi Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Bitung, Sulawesi Utara.

"Kontrak Karya-Kontrak Karya tersebut berlaku sampai dengan tahun 2041 dan dimiliki oleh MSM dan TTN. Sesuai dengan Perubahan Undang-Undang Pertambangan, MSM dan TTN mendapatkan jaminan perpanjangan Kontrak Karya dua kali lagi dalam bentuk Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK), masing-masing perpanjangan untuk jangka waktu maksimum selama 10 tahun," terang manajemen ARCI dalam laporannya dikutip Senin (13/7/2026).

Pihak manajemen mengungkapkan bahwa agenda eksplorasi sepanjang bulan Januari hingga Juni 2026 difokuskan pada pemaksimalan sumber daya emas. Proyek pengembangan ini berpusat di area eksisting tambang Toka Tindung.

Sepanjang periode semester pertama tahun 2026, emiten berkode saham ARCI ini tercatat telah merampungkan pengeboran pada 157 titik. Total kedalaman dari keseluruhan aktivitas pengeboran tersebut mencapai sekitar 44.989 meter.

Pelaksanaan teknis di lapangan dikerjakan oleh PT Maxidrill Indonesia selaku mitra kerja. Proses operasionalnya menerapkan dua metode utama, yakni Diamond Drilling (DD) dan Reverse Circulation (RC).

Guna melancarkan seluruh rangkaian aktivitas eksplorasi dari bulan Januari sampai Juni 2026 tersebut, perseroan telah menggelontorkan dana. Total biaya yang dikeluarkan oleh ARCI tercatat sebesar US$ 5,6 juta.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed