Harga Emas Dunia Melemah ke Level US4.328 per Troy Ons
Harga emas dibuka melemah ke posisi US$4.328 per troy ons pada perdagangan Rabu (2/9/2026). Penurunan ini dipicu oleh penguatan indeks dolar AS dan lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah AS seiring menguatnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada September.
Pasar saat ini memperhitungkan probabilitas 67 persen bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan mendatang. Angka tersebut melonjak signifikan dari posisi sepekan sebelumnya yang berada di kisaran 40 persen.
Penguatan imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun yang menyentuh level 4,81 persen turut menambah beban bagi emas. Pada saat bersamaan, indeks dolar AS menguat ke posisi 99,79 sehingga biaya peluang memegang emas non-imbal hasil menjadi meningkat.
Perhatian pelaku pasar kini tertuju pada rilis data ketenagakerjaan AS, termasuk proyeksi penambahan 48.000 pekerjaan versi ADP dan laporan Nonfarm Payrolls. Data tersebut akan menjadi indikator utama dalam mengukur arah kebijakan moneter The Fed selanjutnya.
Selain faktor ekonomi, eskalasi ketegangan antara AS dan Iran menghadirkan risiko ganda bagi pasar. Potensi gangguan pasokan energi di Selat Hormuz dikhawatirkan memicu kenaikan harga minyak serta melipatgandakan tekanan inflasi global.
"Di satu sisi, meningkatnya ketegangan geopolitik secara teoritis dapat meningkatkan permintaan aset safe haven. Namun, gangguan terhadap pasokan energi melalui Selat Hormuz sehingga meningkatkan risiko inflasi dan ekspektasi kenaikan suku bunga," demikian gambaran kondisi pasar dalam analisis tersebut.
Secara teknikal, potensi penurunan emas masih terbuka dengan level support terdekat pada kisaran US$4.280 hingga US$4.231 per troy ons. Sementara itu, batas resistance terdekat berada pada area US$4.419 sampai US$4.509 per troy ons.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow