Arab Saudi Waspadai Rencana Serangan Intelijen Kelompok Bersenjata
Pihak berwenang Arab Saudi memperketat kewaspadaan setelah menerima laporan intelijen mengenai dugaan rencana serangan oleh sejumlah kelompok bersenjata asing. Sebagaimana dilansir dari Investor Daily pada Jumat (7/8/2026), ancaman tersebut ditargetkan pada berbagai fasilitas sipil serta infrastruktur energi strategis di wilayah kerajaan.
Berdasarkan sumber senior di Riyadh yang dikutip media Al Arabiya, potensi sasaran mencakup bandara, pelabuhan, hingga objek vital lainnya. Rencana serangan ini diduga melibatkan kelompok Ansar Allah atau Houthi dari Yaman, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), serta beberapa kelompok bersenjata asal Irak.
Meskipun demikian, konfirmasi resmi mengenai keterlibatan pihak-pihak yang tertuduh dalam laporan tersebut belum diterbitkan hingga saat ini. Di sisi lain, eskalasi ketegangan terus meningkat pasca-Houthi memberlakukan larangan pelayaran bagi kapal-kapal yang terhubung dengan Arab Saudi di wilayah Laut Merah.
Langkah tegas Houthi tersebut diklaim sebagai bentuk balasan atas dugaan blokade Arab Saudi di wilayah Yaman. Selain itu, kelompok tersebut mengaku telah meluncurkan serangkaian serangan yang menargetkan kapal, bandara, serta instalasi energi milik Arab Saudi.
Sebagai respons, pasukan koalisi militer pimpinan Arab Saudi kembali melancarkan serangan udara terbatas ke sejumlah titik militer Houthi di Yaman. Langkah militer ini memperpanjang dinamika konflik Yaman yang telah bergolak sejak akhir 2014 dan mengancam stabilitas jalur perdagangan internasional.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow