Alphadjo Cisse Pilih Bertahan di Milan Meski Hampir ke PSV
Alphadjo Cisse mengungkapkan bahwa pada Januari lalu ia hampir bergabung dengan klub PSV, namun memilih bertahan di AC Milan setelah intervensi dari klub tersebut. Pilihan Cisse untuk bertahan didasari oleh kepercayaan pelatih Ruben Amorim terhadap pemain muda, yang memberikan kesempatan bermain dan pengembangan bagi Cisse serta rekan-rekan mudanya. "Hubungan saya dengan pelatih sangat positif, dia percaya pada saya dan pemain muda lainnya, jadi saya mudah menampilkan performa terbaik," ujar Cisse, dilansir dari MilanNews.it.
Meski ada tawaran pinjaman, Cisse memilih untuk tetap di Milan karena merasa klub tersebut adalah salah satu yang terbesar di dunia.
"Ada kemungkinan bermain dengan status pinjaman, tapi pelatih selalu memberi kesempatan saya tampil di lapangan dan saya berhasil memanfaatkannya," tambah Cisse. Cisse juga membenarkan penulisan namanya tanpa aksen dan menjelaskan pemilihan nomor punggung 70 karena nomor 80 sudah dipakai.
Pengalaman di Catanzaro juga berperan penting dalam kariernya, terutama dukungan dari direktur Ciro yang memberikan tambahan motivasi. "Direktur Ciro sangat penting bagi saya di Catanzaro, dia orang hebat dan memberikan dukungan ekstra," kata Cisse.
Terkait perbandingan dirinya dengan Robinho oleh Ambrosini, Cisse tersenyum dan mengatakan belum banyak menonton pemain tersebut, namun menghargai pernyataan itu. Soal kompetisi di tim, Cisse mengaku tidak takut dan melihat persaingan sebagai hal positif yang memotivasi semua pemain. "Saat ini saya tidak takut, saya pikir kompetisi baik untuk semua orang," ucapnya.
Cisse juga mengakui kondisinya belum sepenuhnya pulih dari cedera panjang dan pertandingan melawan Torino baru pertandingan keempatnya musim ini.
"Saya masih punya waktu untuk mencapai kondisi terbaik, tapi saya bekerja keras dan merasa baik," tutup Cisse. Pelatih Ruben Amorim menyatakan kepercayaannya kepada para pemain muda seperti Cisse dan penyerang lain seperti Camarda Goncalo Ramos, yang telah dibeli Milan dengan harapan menyelesaikan masalah posisi penyerang tengah. Amorim menegaskan Camarda butuh ruang dan waktu untuk beradaptasi, serta menjadikan pemain tersebut pilihan kedua setelah Ramos.
"Saya sangat percaya pada Camarda dan kami harus memberinya ruang agar siap saat dibutuhkan," ujar Amorim dalam konferensi pers, dilansir dari goal.com.
Milan tidak akan mencari penyerang tengah tambahan dalam waktu dekat dan akan mengevaluasi duet Ramos-Camarda terlebih dahulu. Alternatif lain yang dipertimbangkan adalah menggunakan Pulisic sebagai false nine meski pemain asal Amerika Serikat itu kurang nyaman dengan posisi tersebut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow