Airlangga Dorong UMKM Berguru ke India dan Targetkan Kredit
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia untuk mencontoh keberhasilan penguatan pasar seperti di India. Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara UMKM Finance Summit 2026 di Jakarta pada Selasa (11/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Finance.
Airlangga menilai India sukses mengembangkan UMKM sehingga tidak sekadar berfokus pada daya produksi, tetapi juga mampu menjaga serta memperluas jangkuan pasar secara berkelanjutan.
"Kita ingin kalau kita tumbuh, memang UMKM mau nggak mau harus belajar ke India. Karena India itu salah satu negara yang berhasil mendorong UMKM, tidak hanya mereka berproduksi, tetapi bagaimana mereka bisa menjaga pasar," ujar Airlangga.
Pengembangan UMKM secara intensif dinilai mampu memperkokoh pondasi ekonomi nasional tanpa bergantung penuh pada porsi bisnis perusahaan skala besar.
"Sehingga semua bisa tumbuh, walaupun ada yang konglomeratnya tinggi tapi yang UMKM itu bergerak, sehingga itu menjadi basis daripada perekonomian, eh, daripada India," ujar Airlangga.
Selain memberikan arahan strategi, Airlangga turut memberikan tugas khusus kepada Menteri UMKM Maman Abdurrahman terkait akselerasi pembiayaan. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), realisasi penyaluran kredit UMKM baru mencapai sekitar Rp1.500 triliun untuk 9.000 entitas usaha, dari porsi ideal 30 persen atau Rp3.000 triliun dari total kredit perbankan.
"Jadi, kalau target yang disampaikan total kredit kita kan 9.000 UMKM, tadi laporannya Pak Maman Rp 1.500 triliun. Sebetulnya idealnya itu kan 30%. Tapi kalau 30% kan berarti Rp 3.000 triliun," kata Airlangga.
Mengingat target ideal Rp3.000 triliun sulit dicapai dalam waktu singkat, pemerintah memutuskan penyesuaian target penyaluran pembiayaan yang lebih realistis hingga akhir tahun 2026.
"Nah, loncat dari Rp 1.500 triliun ke Rp 3.000 triliun itu kan loncat 100%. Jadi, gimana kalau kita turunkan ke Pak Maman Rp 2.000 triliun. Jadi, saya bilang ini saja yang saya ingin sampaikan di summit, naik ke Rp 2.000 triliun," sambung Airlangga.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow