Zulkifli Hasan Evaluasi Lokasi Kopdes Merah Putih di Pegunungan
Rencana pembangunan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) masih menghadapi berbagai kendala di lapangan. Dilansir dari Detik Finance, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengakui bahwa realisasi proyek besar tersebut tidak berjalan mudah.
Pemerintah menerima laporan terkait keberadaan Kopdes Merah Putih yang didirikan di lokasi terisolasi, seperti kawasan pegunungan. Menko Pangan menyatakan pihaknya bakal memverifikasi kabar tersebut sebelum mengambil langkah penertiban.
"Ada juga pekerjaan yang besar membangun koperasi 80.000, tidak gampang. Oh ada yang di gunung, ya kita tertibkan. Kalau di gunung orang enggak bisa naik, mobil enggak bisa naik, masa ada.
Nah, itu ya kita tertibkan. Tapi saya lagi cek di mana, apa sebab dan kenapa. Kita akan tertibkan gitu," ujar Zulhas di JB Tower, Rabu (12/8/2026).
Pemerintah menargetkan sebanyak 35.872 unit Kopdes Merah Putih dapat rampung pada Agustus 2026. Penempatan pengelola serta penyusunan aturan operasional segera dilakukan usai penuntasan fisik bangunan.
"Kopdes ini ya sudah hampir rampung, sebanyak 35.872 Insyaallah di bulan Agustus bisa selesai, ini tahun ini. Jadi tahun ini kira-kira 35.872 itu yang kita selesaikan," ujar Zulhas dalam rapat koordinasi Tindak Lanjut Rapat Terbatas Terkait Program Kopdes Merah Putih Sebagai Infrastruktur Pemerintah dan Offtaker Komoditas Desa di Graha Mandiri, Senin (20/7/2026).
Penyediaan sumber daya manusia (SDM) dipenyelenggaraan Kopdes bakal berjalan sejajar dengan penerbitan Peraturan Presiden (Perpres). Aturan pendukung tersebut dirancang rampung dalam tenggat satu bulan.
"Kami tadi rapat akan merampungkan aturan untuk melengkapi itu Perpres. Operasionalnya bagaimana bantuan-bantuan itu atau barang-barang subsidi itu bisa disatupintukan dengan Kopdes, akan disusun Perpres, sehingga itu bisa berjalan dengan baik," ujarnya.
Proses verifikasi serta validasi bangunan fisik akan bergulir sebelum skema pembayaran dieksekusi oleh Agrinas Pangan Nusantara kepada Himbara.
"Ya akan satu tahun nanti di bulan September atau Oktober. Oleh karena itu tahap pertama nanti yang sudah dibangun akan diverifikasi, validasi, sehingga itu nanti bisa dibayarkan kepada Agrinas Pangan, Agrinas Pangan bisa membayar kepada Himbara. Itu kira-kira keputusan-keputusan penting yang kami rapatkan di sini," katanya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow