Wuling Tanggapi Rencana Pengalihan Insentif Kendaraan Listrik
Pemerintah merencanakan pengalihan insentif kendaraan listrik khusus bagi produsen mobil dan motor listrik merek nasional. Kebijakan baru tersebut memicu respons dari pabrikan otomotif Wuling Motors, sebagaimana dilansir dari Detik Oto pada Kamis (30/7/2026).
Percepatan adopsi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia dinilai sangat bergantung pada dukungan pemerintah. Sektor industri otomotif mencatat pertumbuhan pasar mobil listrik nasional dalam beberapa tahun terakhir berkat adanya stimulus harga tersebut.
Pihak produsen menyatakan komitmen untuk tetap mematuhi regulasi penyesuaian harga yang berlaku saat ini di pasar domestik.
"Tentu (kami berharap ada insentif mobil listrik lagi), karena kita melihat beberapa tahun terakhir ini, percepatan elektrifikasi salah satunya juga didukung dengan adanya insentif. Tapi kami menghormati kebijakan yang berlaku, dan harga (mobil listrik) yang saat ini diberikan sedang mengikuti kebijakan yang berlaku saat ini," ujar Ricky Christian, Marketing Director Wuling Motors.
Perusahaan menahan diri untuk tidak memberikan penilaian prematur terkait pemeringkatan prioritas merek lokal. Evaluasi menyeluruh terhadap skema baru akan dilakukan guna melihat peluang partisipasi pabrikan dalam program tersebut.
"Kami akan coba mempelajari dahulu skema insentif yang baru ini seperti apa, dan apakah Wuling bisa berkontribusi juga pada skema baru ini, dan intinya kami menghargai kebijakan yang diberikan pemerintah," kata Ricky Christian, Marketing Director Wuling Motors.
Langkah strategis perusahaan selanjutnya masih tertahan hingga rincian mekanisme insentif diterbitkan secara resmi oleh kementerian terkait.
Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian sebelumnya menegaskan arah baru pemberian subsidi kendaraan listrik di dalam negeri.
"Kita akan prioritaskan mobil-mobil dan motor listrik merek nasional," ujar Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian.
Detail teknis pemberian fasilitas insentif tersebut masih dalam tahap penyusunan. Pihak kementerian mengarahkan publik untuk merujuk pada keterangan resmi yang telah disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
"Insentif mobil kan udah disampaikan oleh Pak Airlangga (Menko Perekenomian) kan dalam statement-nya. Ikuti aja statement-nya," sambung Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian.
Kepastian berlanjutnya program bantuan pemerintah ini juga ditegaskan oleh Kementerian Keuangan, meski menggunakan mekanisme penyaluran yang berbeda.
"Motor listrik masih ada insentif nanti, tapi dialihkan ke beberapa perusahaan tertentu," bilang Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.
Pemerintah kini sedang mengumpulkan usulan dari Kementerian Perindustrian serta Danantara guna menentukan daftar perusahaan penerima alokasi insentif mobil dan motor listrik.
"Saya masih tunggu masukan dari Menperin dan dari Danantara. Karena dia yang diminta menentukan kemana subsidinya, untuk mobil juga kita tunggu masukan," ujar Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow