Unai Simon Raih Sarung Tangan Emas Piala Dunia 2026
Kiper tim nasional Spanyol, Unai Simon, resmi dianugerahi penghargaan Sarung Tangan Emas Piala Dunia 2026 setelah membawa negaranya meraih gelar juara dunia pada hari Minggu, 19 Juli 2026.
Dilansir dari laporan pertandingan, Spanyol sukses menumbangkan Argentina di babak perpanjangan waktu berkat gol tunggal Ferran Torres yang memanfaatkan umpan sundulan Nico Williams pada menit-menit krusial babak tambahan kedua.
Penjaga gawang asal klub Athletic Bilbao ini mencatatkan statistik luar biasa sepanjang turnamen dengan hanya kebobolan satu gol dari delapan pertandingan yang dijalaninya bersama La Roja.
Simon juga sukses memecahkan rekor imbatibilitas Piala Dunia milik Walter Zenga yang bertahan sejak 1990 dengan melewati catatan 517 menit tanpa kebobolan setelah kemenangan atas Austria di Los Angeles, hingga akhirnya mencapai rekor 650 menit sebelum kebobolan melawan Belgia.
Keberhasilan Simon ini membuatnya bersanding dengan deretan kiper legendaris dunia yang pernah memenangkan trofi penghargaan Lev Yashin atau Sarung Tangan Emas tersebut sejak pertama kali diadakan.
| Edisi Piala Dunia | Nama Kiper | Negara |
|---|---|---|
| Amerika Serikat 1994 | Michel Preud'homme | Belgia |
| Prancis 1998 | Fabien Barthez | Prancis |
| Korea Selatan & Jepang 2002 | Oliver Kahn | Jerman |
| Jerman 2006 | Gianluigi Buffon | Italia |
| Afrika Selatan 2010 | Iker Casillas | Spanyol |
| Brasil 2014 | Manuel Neuer | Jerman |
| Rusia 2018 | Thibaut Courtois | Belgia |
| Qatar 2022 | Emiliano Martinez | Argentina |
| AS, Kanada, & Meksiko 2026 | Unai Simon | Spanyol |
"Creo que hemos demostrado y hemos sido fieles a la idea que teníamos desde el primer partido al final. Es muy importante no cambiarla, daba igual el escenario y todo lo que se escuchase desde fuera, y hemos querido mantener esa idea. Ha sido esa intensidad y esa consistencia la que nos ha hecho ganar el Mundial" ujar Unai Simon, Kiper Timnas Spanyol.
Simon kemudian mengenang kembali bagaimana timnya sempat kesulitan mengendalikan emosi pada pertandingan pembuka melawan Tanjung Verde sebelum akhirnya bangkit berkat kemenangan penting melawan Arab Saudi.
"El que solo hayamos encajado un gol siempre he dicho y siempre lo voy a decir que es mérito de todo el equipo, de que todos hayamos sacado la mejor versión. Es muy difícil durante ocho partidos mantener ese nivel tan alto y ya te digo que después de tanto tiempo y después de todo este mes y pico creo que todavía no somos conscientes de lo que hemos hecho" kata Unai Simon, Kiper Timnas Spanyol.
Ia juga menceritakan momen kelelahan fisik rekan setimnya, Aymeric Laporte, serta instruksi tim untuk tetap fokus menyerang daripada membuang-buang waktu setelah unggul satu gol di lapangan.
"Que si tenía agua porque estaba reventado y no podía ir a por agua, pero no tenía agua, tenía caldo gallego y no se podía beber. Lo que hemos hablado es que no podíamos dedicarnos a perder tiempo, que teníamos que seguir haciendo el plan partido y si marcábamos el segundo gol eso ya era determinante" tutur Unai Simon, Kiper Timnas Spanyol.
Lebih lanjut, Simon memberikan apresiasi setinggi-langitnya kepada sang pelatih, Luis de la Fuente, yang dianggapnya telah menciptakan atmosfer kepemimpinan luar biasa di dalam skuad Spanyol.
"Creo que se ha merecido ser el mejor seleccionador del mundo, más allá de lo táctico, por todo lo que puede darnos. Es un ser humano maravilloso, necesitamos tener un líder como lo es él y a partir de ahí todo fluye. Es increíble poder tenerla de seleccionador" ucap Unai Simon, Kiper Timnas Spanyol.
Terakhir, Simon menanggapi perdebatan mengenai posisi penjaga gawang utama Spanyol dan menegaskan kualitas setara yang dimiliki oleh rekan sejawatnya seperti Joan Garcia dan David Raya.
"Sigo diciendo lo mismo, el gol encajado es mérito de todo el equipo y creo que cualquier portero, tanto Joan (Garcia), David (Raya) o yo hubiésemos hecho el mismo Mundial y lo, hubiésemos conseguido ganar" tegas Unai Simon, Kiper Timnas Spanyol.
Ia menutup pernyataannya dengan menekankan perlunya bersikap kuat dalam menghadapi kritik atau komentar dari luar lingkungan tim nasional.
"Los otros dos porteros son muy capaces de poder conseguir lo que hemos conseguido y al final siempre va a haber comentarios, incluso ganando el Mundial habrá comentarios más adelante, pero tenemos que convivir con ello y es el mundo en el que vivimos y tenemos que hacernos fuertes con lo que nosotros creemos que es lo adecuado" pungkas Unai Simon, Kiper Timnas Spanyol.
Sebelum memenangkan kejuaraan ini, Simon tercatat telah mengoleksi gelar juara UEFA Nations League 2023 dan Euro 2024 bersama tim nasional Spanyol.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow