Unai Emery Boyong Aston Villa Bertanding di Jakarta
Pelatih Aston Villa Unai Emery memimpin timnya tiba di Jakarta pada Jumat (31/7/2026) menjelang laga ekshibisi melawan Indonesia All Stars di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Sabtu (1/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Kunjungan ini menjadi momen kedua bagi Emery mendatangi ibu kota Indonesia setelah sebelumnya pernah datang bersama Sevilla.
"Ini adalah kedua kalinya saya datang ke Jakarta. Saya pernah ke sini bersama Sevilla pada 2014 atau 2015, dan kembali lagi bersama Aston Villa menjadi pengalaman yang baru," kata Emery.
Skuad The Villans langsung menggelar latihan di SUGBK sebagai persiapan menghadapi pertandingan ekshibisi tersebut.
"Kami sangat senang berada di sini. Semua orang di dunia sepakbola ingin menunjukkan apa yang mereka lakukan dan menyebarkan nilai-nilai olahraga ini," ujar Emery.
Juru taktik asal Spanyol itu menegaskan bahwa kedatangan timnya bertujuan untuk memberikan performa sepak bola terbaik bagi para penggemar di Indonesia.
"Kami berlatih pagi ini di stadion yang fantastis. Kami sangat fokus pada latihan dan pertandingan hari Sabtu. Kami berterima kasih atas sambutan yang luar biasa dan ingin memberikan sesuatu kembali melalui sepakbola yang kami tampilkan," kata Emery.
Emery juga mengaku terkejut melihat antusiasme besar dari media dan porsi perhatian fans Premier League di tanah air.
"Bagi kami ini sebuah kejutan melihat begitu banyak media hadir. Di balik semua itu ada begitu banyak pendukung sepakbola dan Premier League di Indonesia. Kami bangga mengetahui Aston Villa memiliki banyak penggemar di sini," ujar Emery.
Kehadiran klub asal Inggris tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman berkesan bagi para pecinta bola nasional.
"Semoga selama tiga hari kami berada di sini dan pada pertandingan hari Sabtu nanti, kami bisa memberikan sesuatu yang berarti kepada para pendukung dan menunjukkan alasan mengapa kami datang ke Indonesia," kata Emery.
Selain menggelar laga uji coba, kunjungan ini dimanfaatkan Aston Villa untuk menguji komposisi tim jelang bergulirnya musim baru Premier League 2026/2027.
"Premier League adalah liga terbaik sekaligus liga tersulit di dunia. Setiap musim selalu ada perubahan. Ada pemain yang pergi dan ada pemain yang datang. Tantangan kami adalah terus berkembang, meningkatkan level permainan, dan mempertahankan standar kerja yang tinggi," ujar Emery.
Pihak manajemen dan pelatih fokus mempertahankan performa konsisten tim yang telah terjaga dalam beberapa tahun terakhir.
"Kami telah menjaga level kami di Premier League selama tiga setengah tahun terakhir. Itulah tantangan besar kami musim ini, termasuk tampil sebaik mungkin di Liga Champions," kata Emery.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow