UEFA Tunda Laga Klaksvik vs Lech Poznan Akibat Cuaca Buruk

Smallest Font
Largest Font

UEFA resmi menunda laga leg kedua kualifikasi ketiga Liga Eropa antara KI Klaksvik dan Lech Poznan di Kepulauan Faroe yang sedianya digelar Kamis, 13 Agustus 2026, menjadi Jumat, 14 Agustus 2026, akibat kendala cuaca buruk.

Kabut tebal di Bandara Vagar membuat penerbangan skuad klub asal Polandia tersebut mengalami keterlambatan parah dan harus melakukan pendaratan darurat serta transit selama beberapa jam di Bergen, Norwegia, sebelum akhirnya tiba di lokasi pertandingan.

Klub Lech Poznan mengonfirmasi jadwal terbaru pertandingan tersebut secara resmi setelah keputusan akhir dikeluarkan oleh badan pengelola sepak bola Eropa.

"Berdasarkan keputusan UEFA, pertandingan antara KI Klaksvik dan Lech Poznan telah dipindahkan ke besok (14 Agustus) pukul 20.00 waktu Polandia (19.00 waktu lokal)," rilis pihak klub Lech Poznan dalam pernyataan resminya.

Penundaan ini terjadi meski Lech Poznan memenangi leg pertama dengan skor 1-0 di kandang. Perjalanan skuad Lech Poznan sempat menarik perhatian publik hingga dipantau oleh 35 ribu pengguna di layanan pelacakan penerbangan Flightradar24.

Pengamat media lokal Mateusz Borek memberikan pandangannya terkait situasi sulit yang dihadapi oleh klub jawara Polandia tersebut selama perjalanan udara.

"Harus benar-benar bersimpati pada Lech hari ini. Di depan mereka ada pertandingan yang sangat penting. Mereka masih duduk di Bergen dan menunggu keputusan serta cuaca yang lebih baik.

UEFA dengan segala cara menginginkan pertandingan hari ini jika memungkinkan. Saya tidak akan mengambil risiko itu. Para pemain Lech sudah dalam perjalanan sejak pagi.

Jika mereka terbang, mereka harus langsung masuk ke lapangan. Tidak masuk akal," kata Mateusz Borek, jurnalis media olahraga.

Ia juga menambahkan konteks mengenai jadwal persiapan tim yang sempat mendapat kritik dari beberapa pihak.

"Saya mendengar bahwa perpanjangan hotel sudah praktis diatur. Menyalahkan bahwa mereka bisa terbang pada hari Selasa tidak ada gunanya. Hari Senin libur, hari Selasa mereka berlatih keras dan merencanakan penerbangan pada hari Rabu," ujar Mateusz Borek.

Menutup analisisnya, wartawan senior tersebut mengingatkan tantangan serupa yang pernah terjadi di dunia olahraga akibat gangguan alam.

"Situasinya sulit, tidak standar, dan sangat jarang terjadi. Saya dialami ini pada April 2010 dengan abu vulkanik, ketika selama 10 hari berturut-turut saya terbang ke pertarungan Adamek vs Arreola ke California. Dan ... saya tidak terbang. Mungkin mereka akan bermain besok," kata Mateusz Borek.

Di sisi lain, kritik tetap muncul dari warga lokal Kepulauan Faroe, Sabina Poulsen, yang menilai pihak klub kurang mengantisipasi cuaca buruk setempat meski telah diperingatkan sebelumnya.

"Lech memiliki belasan hari untuk bersiap menghadapi kedatangan. Saya sendiri berbicara dengan orang-orang dari klub dan memperingatkan tentang skenario terburuk - kabut dan masalah pendaratan. Saya juga menyarankan maskapai lokal kami yang terbang ke sini setiap hari, dan pilot mereka sangat mengenal spesifisitas bandara Faroe dan cuaca di sini.

Katakan saja peringatan saya saat itu ditanggapi dengan sedikit senyuman. Dan sekarang yang paling penting: hari ini di Kepulauan Faroe semua pesawat lain mendarat. Masalahnya justru pada pesawat yang disewa oleh Lech - dari Malta.

Oleh karena itu, ketika saya membaca bahwa 'Lech tidak bisa bersiap untuk ini', saya harus mengoreksi: mereka bisa. Mereka tahu. Mereka telah diperingatkan," tulis Sabina Poulsen di akun pribadinya.

Hasil pertandingan penundaan ini bakal menentukan langkah Lech Poznan ke putaran keempat kualifikasi Liga Eropa melawan pemenang duel FC Thun 1898 vs Vikingur Reykjavik, atau berlaga di kualifikasi Liga Konferensi melawan Riga FC atau Gyori ETO FC jika menelan kekalahan.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow