Tantangan dan Peran Strategis Industri Akomodasi dan Makan Minum di Indonesia

Smallest Font
Largest Font

Penulis : Achmad Deni Daruri *) 31 Aug 2026 | 14:30 WIB

Achmad Deni Daruri, Presiden Direktur Centre for Banking Crisis (CBC). (Ist.)

JAKARTA, Investor.id — Industri penyediaan akomodasi dan makan minum merupakan salah satu sektor strategis dalam perekonomian Indonesia. Sektor ini tidak hanya menyumbang devisa melalui pariwisata, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, menggerakkan UMKM, serta memperkuat rantai pasok pangan dan logistik.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, sektor ini menghadapi berbagai tantangan yang sebagian besar bersumber dari kesalahan kebijakan pemerintah sebelumnya. Pemerintahan baru memiliki peluang untuk memperbaiki arah kebijakan dan menjadikan sektor ini sebagai motor pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Perbaikan arah ini tengah berlangsung.

Kesalahan Pemerintah Sebelumnya

1. Ketergantungan pada Pariwisata Massal Pemerintah lalu terlalu fokus pada pariwisata massal tanpa memperhatikan keberlanjutan. Akibatnya, banyak destinasi mengalami over-tourism , merusak lingkungan, dan menurunkan kualitas pengalaman wisata. Hotel dan restoran di daerah tertentu mengalami fluktuasi ekstrem: penuh sesak saat musim liburan, tetapi kosong di luar musim.

2. Kurangnya Standarisasi dan Sertifikasi Banyak usaha akomodasi dan restoran beroperasi tanpa standar pelayanan yang jelas. Sertifikasi halal, kebersihan, dan keamanan pangan sering diabaikan. Hal ini menurunkan daya saing internasional dan membuat wisatawan ragu terhadap kualitas layanan.

3. Minimnya Dukungan terhadap UMKM Pemerintah lalu lebih banyak memberikan insentif kepada pemain besar, sementara UMKM penyedia homestay , warung makan, dan katering lokal kurang mendapat akses pembiayaan maupun pelatihan. Padahal, UMKM adalah tulang punggung sektor ini.

4. Kebijakan Pajak yang Memberatkan Pajak hotel dan restoran di beberapa daerah ditetapkan tinggi tanpa mempertimbangkan kondisi pasar. Akibatnya, banyak usaha kecil gulung tikar atau beroperasi secara informal untuk menghindari beban pajak.

5. Kurangnya Integrasi dengan Sektor Lain Penyediaan akomodasi dan makan minum tidak diintegrasikan dengan sektor pertanian, perikanan, dan logistik. Akibatnya, rantai pasok tidak efisien: harga bahan baku tinggi, kualitas tidak konsisten, dan ketergantungan pada impor meningkat.

6. Lemahnya Promosi Digital dan Branding Pemerintah lalu gagal memanfaatkan teknologi digital untuk promosi. Banyak hotel dan restoran lokal tidak memiliki akses ke platform daring, sehingga kalah bersaing dengan jaringan internasional.

Solusi untuk Pemerintahan Baru

1. Diversifikasi Model Pariwisata Pemerintahan baru harus menggeser fokus dari pariwisata massal ke pariwisata berkualitas: ekowisata, wisata budaya, dan wisata kuliner. Dengan demikian, akomodasi dan restoran dapat beroperasi lebih stabil sepanjang tahun.

2. Standarisasi dan Sertifikasi Nasional Perlu diterapkan standar pelayanan nasional yang mencakup kebersihan, keamanan pangan, dan sertifikasi halal. Pemerintah dapat bekerja sama dengan asosiasi industri untuk memastikan standar ini diterapkan secara konsisten.

3. Dukungan Khusus untuk UMKM Pemerintahan baru harus menyediakan akses pembiayaan murah, pelatihan manajemen, dan digitalisasi bagi UMKM. Program inkubasi bisnis kuliner dan homestay dapat menjadi solusi agar usaha kecil naik kelas.

4. Reformasi Pajak Hotel dan Restoran Pajak harus disesuaikan dengan skala usaha. UMKM perlu mendapat keringanan pajak atau insentif, sementara usaha besar tetap dikenakan pajak sesuai kapasitasnya. Hal ini akan mendorong formalitas usaha dan memperluas basis pajak.

5. Integrasi Rantai Pasok Lokal Pemerintah harus menghubungkan hotel dan restoran dengan petani, nelayan, dan produsen lokal. Program “Farm to Table” atau “Sea to Table” dapat meningkatkan kualitas bahan baku sekaligus menyejahterakan produsen lokal.

6. Digitalisasi dan Branding Nasional Pemerintahan baru perlu meluncurkan platform digital nasional untuk promosi akomodasi dan kuliner lokal. Branding “Indonesia Culinary & Hospitality Excellence” dapat menjadi payung promosi internasional.

7. Peningkatan Infrastruktur Pendukung Akses transportasi, listrik, air bersih, dan internet harus diperkuat di destinasi wisata. Tanpa infrastruktur memadai, hotel dan restoran tidak akan mampu memberikan layanan berkualitas.

8. Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kerja Pemerintah harus memperkuat sekolah vokasi dan pelatihan hospitality . Tenaga kerja yang terampil akan meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat daya saing internasional.

Prospek ke Depan

Jika solusi di atas dijalankan, sektor akomodasi dan makan minum dapat menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi Indonesia. Beberapa prospek yang bisa dicapai:

- Peningkatan Devisa : Wisatawan mancanegara akan lebih tertarik jika layanan akomodasi dan kuliner berkualitas tinggi.

- Lapangan Kerja Baru : UMKM yang berkembang akan menyerap tenaga kerja lokal.

- Penguatan Ekonomi Lokal : Integrasi dengan sektor pertanian dan perikanan akan meningkatkan kesejahteraan produsen lokal.

- Daya Saing Global : Standarisasi dan branding nasional akan menempatkan Indonesia sejajar dengan destinasi internasional.

- Keberlanjutan : Diversifikasi pariwisata akan mengurangi tekanan lingkungan dan menjaga kelestarian budaya.

Kesalahan pemerintah sebelumnya dalam mengelola sektor akomodasi dan makan minum harus dijadikan pelajaran. Pemerintahan baru memiliki kesempatan untuk memperbaiki arah kebijakan dengan menekankan keberlanjutan, inklusivitas, dan digitalisasi. Jika langkah-langkah strategis dijalankan, sektor ini tidak hanya akan menjadi penyumbang devisa, tetapi juga pilar kesejahteraan masyarakat dan kebanggaan nasional.

Langkah-langkah yang telah diambil oleh pemerintahan baru menunjukkan arah yang tepat: fokus pada pemberdayaan UMKM, integrasi rantai pasok lokal, serta digitalisasi promosi dan layanan. Kebijakan ini bukan hanya koreksi atas kesalahan masa lalu, tetapi juga fondasi yang kokoh untuk menjadikan sektor akomodasi dan makan minum sebagai motor pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. Dengan demikian, apa yang dilakukan pemerintahan baru sudah benar dan patut dilanjutkan dengan konsistensi serta pengawasan yang ketat.

Sebagai contoh konkret, pemerintahan baru telah meluncurkan program digitalisasi UMKM kuliner yang memberikan akses gratis ke platform reservasi daring dan sistem pembayaran elektronik bagi warung makan serta homestay lokal.

Selain itu, kebijakan integrasi rantai pasok pangan melalui kerja sama langsung antara hotel dan restoran dengan koperasi petani dan nelayan telah menurunkan biaya bahan baku sekaligus meningkatkan pendapatan produsen lokal.

Pemerintah juga mulai menerapkan sertifikasi halal dan kebersihan nasional yang lebih sederhana dan terjangkau, sehingga usaha kecil dapat bersaing di pasar internasional. Langkah-langkah ini membuktikan bahwa pemerintahan baru tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada pemerataan kesejahteraan dan keberlanjutan.

*) Presiden Direktur Centre for Banking Crisis (CBC)

Editor: Happy Amanda Amalia

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Pentingnya Target ROA bagi Bank Himbara

Prospek Perdagangan Besar

InveStory 2 menit yang lalu Prospek Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum September 2026 Pemerintah baru perlu membenahi sektor akomodasi dan kuliner lewat kebijakan berkelanjutan, inklusif, dan berbasis digital.

International 6 menit yang lalu Pidato Hawkish Kevin Warsh Picu Spekulasi Kenaikan Suku Bunga The Fed Pidato hawkish Kevin Warsh di Jackson Hole picu lonjakan spekulasi kenaikan suku bunga Fed. Pasar saham Asia dan emas kompak merosot.

International 26 menit yang lalu CENTCOM: Serangan ke Iran Guna Cegah Penebaran Ranjau di Selat Hormuz AS serang Iran di Selat Hormuz untuk cegah ranjau laut. Iran membalas dengan tembakan rudal ke kapal dan pangkalan militer AS.

Market 27 menit yang lalu Harga Emas Hari Ini, Senin 31 Agustus 2026, di BSI, HRTA, Lotus Archi & Minigold Simak harga emas di BSI, HRTA (Emasku), Lotus Archi dan Minigold cenderung melemah pada hari ini, Senin 31 Agustus 2026

Business 28 menit yang lalu New Veloz Hybrid Dipamerkan di Alun-alun Astra x BTV Semesta Berpesta Jakarta Toyota Astra Motor (TAM) Auto2000 memperkenalkan lebih dekat pilihan kendaraan keluarga melalui kehadiran New Veloz Hybrid.

Market 31 menit yang lalu Sandiaga Uno, Comeback yang Tak Biasa Sandiaga Uno kembali ke perusahaan publik lewat MUTU dan ELIT setelah lebih dari satu dekade meninggalkan jabatan strategis.

Tag Terpopuler

Terpopuler

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Senin 31 Agustus 2026, Cek Rinciannya BCA (BBCA) di Jalur Cuan, Saham Diramal Naik 46%

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed