Swiss Bersiap Hadapi Argentina di Perempat Final Piala Dunia 2026
Tim nasional Swiss bersiap menghadapi tantangan besar melawan juara bertahan Argentina dalam pertandingan babak perempat final Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Kansas pada hari Minggu.
Tim asuhan Murat Yakin melaju ke babak delapan besar setelah menyingkirkan Aljazair dan Kolombia di fase gugur, yang menjadi pencapaian perempat final pertama mereka dalam 72 tahun terakhir sejak 1954.
Analisis superkomputer Opta dari 25.000 simulasi sebelum pertandingan memberikan Argentina peluang menang sebesar 57,1 persen dalam waktu normal, sementara Swiss hanya memiliki probabilitas sebesar 18,7 persen.
Kendati demikian, Swiss tercatat sebagai satu-satunya tim yang belum pernah tertinggal sepanjang kampanye Piala Dunia 2026, termasuk dalam enam laga kualifikasi dan lima pertandingan di putaran final.
Gelandang Swiss, Denis Zakaria, mengakui ketangguhan lawan namun tetap optimistis skuadnya mampu memberikan perlawanan sengit demi menghentikan kapten Argentina yang telah mencetak delapan gol sepanjang turnamen.
"It will be up to us to produce a very big performance if we want to beat them," ujar Denis Zakaria, Gelandang Timnas Swiss.
Zakaria menambahkan bahwa menghentikan pemain dengan kualitas seperti peraih delapan Ballon d'Or tersebut sangat menyulitkan, tetapi Swiss memiliki komposisi tim yang memadai untuk melakukan tugas itu.
"Obviously, it's always difficult to stop a player like that, but I think we have the quality and we have the players to do it," kata Denis Zakaria, Gelandang Timnas Swiss.
Pemain berusia 29 tahun itu menilai pergerakan bebas sang kapten menjadi faktor utama yang membuatnya sulit dijaga, sehingga kerja sama tim menjadi kunci utama alih-alih terpaku pada satu individu.
"We know that Messi is the best or one of the best players in the world, but in the end, Argentina are not only Messi. Other players are good and we know that we don't have to be only focused on Messi," tutur Denis Zakaria, Gelandang Timnas Swiss.
Penilaian serupa dilontarkan oleh penyerang Zeki Amdouni yang menyatakan bahwa timnya telah memetakan sejumlah celah di lini pertahanan Argentina untuk dieksploitasi.
"We've studied them and we'll continue to do so today. I think there is space, and if we're here today, it's because we can hurt them too," kata Zeki Amdouni, Penyerang Timnas Swiss.
Amdouni juga menanggapi komentar mantan penjaga gawang Jerman, Jens Lehmann, yang menyebut para pemain Swiss terlalu menghormati kapten Argentina dan hanya mengincar jerseynya setelah laga usai.
"Messi is a great player – the greatest. When you're a child, everyone has idols. But playing against them is different," cetus Zeki Amdouni, Penyerang Timnas Swiss.
Penyerang bernomor punggung tersebut menegaskan komitmen penuh seluruh anggota tim untuk mengerahkan kemampuan terbaik di lapangan.
"We'll give everything on the field and do our best to beat Argentina," pungkas Zeki Amdouni, Penyerang Timnas Swiss.
Di sisi lain, catatan historis dilansir dari The Analyst menunjukkan Swiss belum pernah menang dalam tujuh pertemuan melawan Argentina, dengan hasil dua kali imbang dan lima kali kalah.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow