Elina Svitolina Tantang Alexandra Eala di Perempat Final DC Open
Petenis Ukraina Elina Svitolina memastikan tempat di babak perempat final turnamen Mubadala Citi DC Open 2026 setelah menundukkan Polina Kudermetova melalui pertarungan ketat dua set 7-6(4), 6-4 di Washington pada Kamis malam.
Kemenangan berdurasi 1 jam 27 menit tersebut membawanya pada laga ulangan melawan petenis Filipina, Alexandra Eala, yang sebelumnya mengalahkan Svitolina di lapangan rumput Berlin lima minggu lalu. Svitolina mengamankan set pertama setelah menggagalkan set point Kudermetova dan bangkit dari situasi kritis di set kedua dengan menyelamatkan tiga break point.
Hasil ini menjadi kemenangan perdana Svitolina dalam kurun waktu lebih dari satu bulan sejak kemenangan pembukanya atas Liudmila Samsonova di Bad Homburg pada 23 Juni. Melalui hasil ini, unggulan kedua tersebut bertekad mengejar tiket semifinal pertamanya sejak menjuarai Internazionali BNL d'Italia pada Mei lalu.
"Saya berusaha untuk tetap fokus ... pertandingan pertama, lapangan keras, semuanya baru," kata Elina Svitolina, petenis Ukraina.
Svitolina menambahkan bahwa Kudermetova telah menjalani beberapa pertandingan di babak kualifikasi dan babak pertama, sehingga ia merasa senang bisa menemukan kembali ritme permainan serta servisnya menjelang akhir laga.
"Saya sangat ingin kembali ke jalur yang benar," ujar Elina Svitolina, petenis Ukraina.
Ia mengungkapkan kebahagiaannya karena mampu mengatasi set pertama dengan cepat dan menemukan peluang untuk menang meski tidak mengandalkan permainan sempurna setelah sempat absen dari kompetisi.
"Saya pikir dia bermain cukup baik ... permainannya cukup besar dengan pukulan-pukulan keras, jadi saya melewatkan beberapa kesempatan, tetapi pada akhirnya saya senang dengan cara saya mengendalikan diri dan ketegangan saya di tiebreak set pertama, dan kemudian permainan menjadi jauh lebih baik dari sisi saya," kata Elina Svitolina, petenis Ukraina.
Svitolina menyadari bahwa laga melawan Eala di Washington akan menyajikan dinamika yang berbeda dibandingkan pertemuan mereka sebelumnya di lapangan rumput.
"Itu bukan pertarungan yang mudah bagi saya," kata Elina Svitolina, petenis Ukraina.
Ia menegaskan bahwa pertandingan mendatang berlangsung di lapangan, negara, dan kota yang baru, sehingga menjadi tantangan baru yang diharapkan bisa dihadapi dengan kepercayaan diri dari kemenangan sebelumnya.
"Saya berusaha untuk tetap fokus sepanjang pertandingan," kata Elina Svitolina, petenis Ukraina.
Svitolina menyebutkan bahwa bermain di lapangan keras membuat segalanya terasa baru, sementara lawannya telah memiliki waktu adaptasi lebih banyak lewat babak kualifikasi.
"Dia menjalani beberapa pertandingan dan kualifikasi juga di babak pertama. Jadi, tentu saja, Anda tahu, menyenangkan mendapatkan bye, tetapi terkadang, Anda tahu, mendapatkan waktu di lapangan juga tidak terlalu buruk," ujar Elina Svitolina, petenis Ukraina.
Svitolina merasa lega bisa menemukan permainannya kembali sebelum menyegel tempat di perempat final.
"Jadi, sangat menyenangkan bisa menemukan permainan saya, menemukan diri saya menjelang akhir pertandingan, dan ya, senang bisa lolos ke perempat final," kata Elina Svitolina, petenis Ukraina.
Ia juga menyampaikan apresiasinya secara langsung kepada para pendukung yang hadir di stadion.
"Ya, terima kasih banyak, teman-teman. Terima kasih," ujar Elina Svitolina, petenis Ukraina.
Dukungan dari para penggemar dan keberadaan bendera Ukraina di tribun memberikan motivasi emosional tersendiri baginya saat bertanding.
"Juga, melihat betapa banyaknya bendera Ukraina benar-benar menyentuh bagi saya. Saya selalu mewakili negara saya, Anda tahu, itu memberi saya rasa merinding, dan terima kasih banyak telah bertahan di sini, dan sampai jumpa besok, sedikit lebih awal dari hari ini!" kata Elina Svitolina, petenis Ukraina.
Menjelang laga kontra Eala yang melangkah ke perempat final usai menundukkan Qinwen Zheng dan Leylah Fernandez, Svitolina memberikan pandangannya terkait sang lawan.
"Ya, itu adalah pertandingan yang bagus. Dia bermain sangat baik. Maksud saya, dia menjalani musim lapangan rumput yang bagus, dan itu, Anda tahu, bukan pertarungan yang mudah bagi saya," ujar Elina Svitolina, petenis Ukraina.
Svitolina berharap pengalaman dari laga melawan Kudermetova dapat menjadi modal berharga untuk menghadapi Eala kembali.
"Besok adalah lapangan baru, negara baru, kota baru. Jadi ini adalah tantangan baru, dan ya, semoga saya bisa menarik kepercayaan diri dari pertandingan malam ini dan membawanya besok," kata Elina Svitolina, petenis Ukraina.
Di luar rekor tunggal resmi, Eala yang berpasangan dengan Iva Jovic juga tercatat pernah mengalahkan Svitolina yang berpasangan dengan Venus Williams di ajang ganda ASB Classic pada Januari 2026. Pemenang dari laga perempat final antara Eala dan Svitolina ini dijadwalkan bertanding melawan pemenang dari laga antara Naomi Osaka dan Elisa Cocciaretto.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow