Songkok BHS dan Atlas Kembali Dipakai Paskibraka Istana Negara 2026
Produk budaya lokal kembali mengambil peran penting dalam upacara kenegaraan peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara. Songkok BHS dan Atlas produksi PT Behaestex dipercaya menjadi penutup kepala resmi bagi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).
Kehadiran pelengkap busana tradisional ini dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tahun 2026 mempertegas eksistensi karya dalam negeri di ajang resmi negara, seperti dilansir dari Investor Daily.
Kepercayaan ini memperpanjang catatan konsistensi penggunaan peci tersebut oleh Paskibraka di Istana Negara yang telah berlangsung sejak 2019. Penggunaan rutin selama tujuh tahun berturut-turut mencerminkan peran erat produk lokal dalam membawa identitas, tradisi, serta nilai budaya bangsa pada momen krusial kenegaraan.
Manajemen pembuat peci menilai penunjukan berkelanjutan dalam agenda resmi Istana Negara sebagai sebuah penghargaan sekaligus amanah besar bagi perusahaan.
"Menjadi bagian dari momen bersejarah di Istana Negara sejak tahun 2019 merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi Behaestex," kata Manager Marketing PT Behaestex Nur Yahya dalam keterangan tertulis.
Penggunaan songkok dalam upacara kenegaraan erat kaitannya dengan makna simbolis yang terkandung pada penutup kepala tersebut. Di tengah masyarakat Indonesia, peci telah lama menjadi bagian dari pakaian formal yang melambangkan kehormatan, kedisiplinan, dan kebanggaan nasional.
Rancangan Edisi Paskibraka dari Songkok BHS dan Atlas dibuat mengutamakan kenyamanan pemakai melalui pemilihan material khusus dan detail jahitan presisi. Karakter khas peci tradisional Indonesia tetap dipertahankan dengan penyesuaian kebutuhan penggunaan masa kini.
Kehadiran peci pada agenda resmi menjadi bukti bahwa atribut budaya lokal mampu bertahan di tengah pergeseran tren busana modern. Selain dalam peringatan HUT RI, peci tetap dipakai luas pada pelbagai acara formal, instansi pendidikan, organisasi, hingga kegiatan keagamaan.
Pihak produsen berharap keberadaan produk bernuansa budaya dalam acara kenegaraan dapat menumbuhkan apresiasi masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap karya buatan dalam negeri.
"Melalui Songkok BHS dan Atlas Edisi Paskibraka, kami berharap masyarakat semakin mencintai produk dalam negeri sekaligus bangga mengenakan karya anak bangsa," ujar Nur Yahya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow