SMA Labschool Kebayoran Siapkan Barber Pangkas Rambut Siswa Baru

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Labschool Kebayoran diisi dengan beragam aktivitas unik bagi para murid baru. Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan mengenalkan seluruh aspek sekolah, termasuk peraturan tata tertib yang berlaku bagi siswa. Seperti diberitakan oleh Detikcom, sekolah berpedoman pada Permendikdasmen 12/2026 tentang MPLS dalam menjalankan seluruh rangkaian kegiatan.

Selain itu, pihak SMA Labschool Kebayoran juga menerapkan panduan internal yang mengatur aktivitas hingga atribut peserta didik baru. Wakil Ketua OSIS SMA Labschool Kebayoran, Tibiadzka Keiko, selaku mitra pelaksanaan kegiatan mengungkapkan bahwa ketentuan atribut siswa baru telah ditetapkan sekolah. Sejak hari pertama, setiap poin dalam tata tertib langsung diberlakukan secara ketat, termasuk mengenai kerapian rambut.

"Biasanya tuh rambut tuh, minimal gak boleh lewat alis ya kan, terus kalau cewek kebanyakan harus diikat rambutnya. Tapi itu aja sih maybe, emang kebanyakan tuh soal seragam, soal kerapihan," kata Tibiadzka.

Saat siswa baru tiba di sekolah, pihak panitia mendapati sejumlah murid belum mematuhi regulasi terkait potongan rambut. Atas pelanggaran tata tertib tersebut, para siswa harus menerima konsekuensi yang berlaku. Ketua MPK SMA Labschool Kebayoran, Andhika Bramantyo, menjelaskan bahwa sekolah memberikan fasilitas bagi murid yang harus merapikan rambut agar sesuai dengan standar peraturan. Pihak sekolah sengaja mendatangkan barber atau tukang cukur rambut ke lokasi.

"Sekolah tuh manggil barber. Jadi dirapihin langsung gitu. Jadi siswanya juga yang tidak menaati aturan juga harus diperlakukan konsekuensi kan, tapi sekali lagi konsekuensinya juga masih enak lah.

Soalnya kan sama barber gitu, gak dicukur pitak gitu kan," ujar Andhika. Kebijakan ini diambil bukan untuk tindakan perpeloncoan, melainkan sebagai media pengingat agar murid baru senantiasa menaati tata tertib. Selama MPLS, peserta didik juga menerima pembekalan materi mengenai aturan dan atribut dari Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaan.

"Itu juga kita dijelasin banget soal apa yang boleh dan gak boleh, dan kalaupun kita melakukan kesalahan, pasti kita disosialisasi soal surat keterangan atau surat peringatan," ucap Tibiadzka.

Rangkaian Aktivitas MPLS Labschool

Kegiatan MPLS bagi siswa baru SMA Labschool Jakarta dijadwalkan berlangsung selama lima hari. Dua murid baru, Sandrina Emily Damanik dan Qayz Algebra, menyatakan antusiasme mereka untuk mengikuti seluruh rangkaian acara ke depan.

Sandrina mengaku sangat menantikan agenda pada hari kelima, yang jatuh pada Jumat, 17 Juli 2026. Acara pada hari terakhir tersebut bakal diselenggarakan di luar area sekolah, tepatnya di sebuah taman. "Hari kelima itu kita ada field trip, kita akan ke sebuah taman, kita akan ada penutup acara juga di situ, kita ada talent show, kita ada beberapa kegiatan di sana.

Jadi itu cukup menjadi highlight untuk aku," tutur Sandrina. Senada dengan rekannya, Qayz juga menanti-nantikan kegiatan di hari kelima tersebut. Di samping itu, ia sangat tertarik dengan agenda pada hari kedua dan ketiga karena memuat kegiatan olahraga.

"Untuk Selasa-Rabu itu kami akan bermain olahraga, dan saya sendiri bermain basket dan teman-teman saya dan ada teman dekat saya juga main-main. Dan untuk hari Jumat kami akan pergi ke Taman Nasional dan kami akan visit beberapa (tempat), dan juga ada pentas seni," kata Qayz.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed