Siswa SMK di Banyuwangi Minta Maaf Terkait Video Viral
Seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan berinisial MA menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di Banyuwangi, Jawa Timur, setelah rekaman video asusila bertajuk Yang Wes Yang beredar luas di berbagai platform media sosial.
Klarifikasi tersebut disampaikan oleh siswa dari Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, guna merespons keresahan masyarakat dan pengguna media sosial terkait rekaman digital yang diduga melibatkan dirinya.
Melalui rekaman yang diunggah ulang oleh akun Instagram @bicarajawatimur pada Selasa, 4 Agustus 2026, pelajar tersebut mengakui perbuatannya dan memohon maaf atas kegaduhan publik yang ditimbulkan.
"Saya minta maaf karena telah membuat jelek nama sekolah. Saya meminta maaf kepada semua teman-teman dan semuanya karena telah melakukan perbuatan yang jadi bahan perbincangan hangat di kalangan semua orang," ujar MA.
Pernyataan tersebut disampaikan untuk meredam polemik yang terus meluas di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa klarifikasi tersebut dibuat murni atas kesadaran pribadi tanpa ada tekanan dari pihak mana pun.
"Permintaan maaf ini tidak ada paksaan dari pihak manapun," tambahnya MA.
Pihak Polresta Banyuwangi mengimbau masyarakat untuk menghentikan penyebaran potongan video, tangkapan layar, maupun tautan yang belum terverifikasi. Imbauan ini diberikan guna mencegah dampak psikologis yang meluas serta menghindari konsekuensi hukum bagi pihak penyebar.
Berdasarkan ketentuan hukum di Indonesia, tindakan mendistribusikan konten bermuatan melanggar kesusilaan diatur dalam Pasal 45 ayat (1) UU ITE dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan atau denda maksimal Rp1 miliar. Selain itu, penyebar juga berpotensi terjerat Undang-Undang Pornografi dengan ancaman pidana penjara hingga 12 tahun serta denda paling banyak Rp6 miliar.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow