Santos Lunasi Gaji Pemain Saat Terancam Sanksi Transfer FIFA

Smallest Font
Largest Font

Manajemen Santos melunasi dua tunggakan pembayaran hak gambar para pemain jelang laga perempat final Copa do Brasil melawan Palmeiras pada Rabu, 26 Agustus 2026. Langkah ini diambil di tengah krisis finansial klub serta hukuman sanksi transfer dari FIFA.

Eksekutif Sepak Bola Santos Alexandre Mattos menjelaskan bahwa kebijakan keuangan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran direksi untuk menstabilkan kondisi internal tim.

"Hari ini Santos melakukan usaha yang sangat besar, selamat kepada presiden dan seluruh manajemen. Kami telah menyelesaikan semua tunggakan hak gambar, membayar dua pembayaran hak gambar. Hari ini kami hanya tertinggal tiga atau empat hari dari satu pembayaran hak gambar," kata Alexandre Mattos, eksekutif sepak bola Santos.

Masalah keuangan tersebut juga mempengaruhi kebijakan Santos dalam mendatangkan pemain baru, termasuk rumor perekrutan gelandang Arthur. Klub saat ini masih terkena sanksi larangan transfer dari FIFA akibat utang sebesar 12 juta real kepada Monaco terkait perekrutan Jean Lucas pada 2023.

Mattos menambahkan bahwa penyelesaian utang internal dan sanksi FIFA menjadi prioritas utama sebelum merencanakan perekrutan baru.

"Prioritasnya adalah membenahi internal. Kami sangat dekat dengan hal-hal internal. Setelah itu baru kami bisa berpikir, selama masuk dalam anggaran.

Begitu kita mendapatkan pendapatan baru, perencanaan yang 100% benar... Saat ini, fokus totalnya adalah merapikan hal ini. Dan itu terus menjadi fokus.

Dalam 10 atau 15 hari lagi ada penggajian lain yang harus dibayar. Fokusnya masih pada hal itu. Jika kami berhasil mengaturnya untuk melakukan pembayaran sanksi transfer, barulah kami akan memikirkan perekrutan, apa pun itu," ujar Alexandre Mattos.

Selain masalah finansial, kepemimpinan Santos juga membuat keputusan teknis dengan menepikan Neymar dari skuad melawan Palmeiras di Stadion Nubank Parque. Kendati sempat dipanggil oleh pelatih Cuca, pemain berusia 34 tahun tersebut diistirahatkan guna menjaga kondisi fisiknya di tengah padatnya jadwal kompetisi.

Pengistirahatan bintang berpenghasilan 91 juta real di Santos tersebut disepakati bersama oleh tim pelatih dan manajemen klub.

"Tegaskan bahwa Neymar 1.000% selalu tersedia untuk Santos. Dia bermain melawan Atletico-MG tahun lalu di lapangan sintetis. Kalender kami sangat padat.

Santos dengan kompetensi berhasil tampil di tiga kompetisi. Sulit bahkan bagi anak-anak muda berusia 18 tahun. Neymar berusia 33, 34 tahun, jadi kami harus menjaganya," kata Alexandre Mattos.

Keputusan tersebut murni bagian dari rotasi pemain mengingat Santos akan menghadapi laga krusial berikutnya melawan Corinthians serta pertandingan leg kedua di kandang sendiri.

"Atas kesepakatan bersama dengan komisi dan manajemen sepak bola, kami pikir lebih baik mengistirahatkannya, terlebih karena kami memiliki duel melawan Corinthians, pada hari Rabu duel leg kedua di rumah kami dan kami membutuhkan semua orang, ini masalah strategi. Dia akan bermain di sini dengan sangat tenang. Satu hal adalah orang menyukainya.

Hal lainnya adalah orang tersebut profesional dan memenuhi tugasnya. Neymar tersedia, dia profesional yang hebat, memimpin ruang ganti, sangat membantu Santos," tutur Alexandre Mattos.

Beban utang total Santos saat ini telah mencapai 1,1 miliar real menurut laporan keuangan semesteran klub. Sementara itu, Palmeiras justru berada dalam kondisi keuangan stabil setelah menginvestasikan dana besar untuk memboyong Jhon Arias senilai 25 juta euro dan Andreas Pereira seharga 10 juta euro.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed