Santos Hadapi Remo di Copa do Brasil usai Logistik Padat Neymar
Penyerang Santos, Neymar, terbang menggunakan jet pribadi ke Belém pada Selasa, 4 Agustus 2026, untuk bergabung dengan tim jelang laga leg kedua babak 16 besar Copa do Brasil melawan Remo. Langkah ini diambil sang pemain usai menghadiri acara lelang amal di São Paulo.
Perjalanan udara tersebut mengulang logistik padat yang pernah dijalaninya bersama Santos pada 2012 dan 2013. Santos membutuhkan kemenangan di Stadion Mangueirão setelah bermain imbang tanpa gol pada pertemuan pertama di Vila Belmiro.
Neymar menyatakan keterbiasaannya dengan jadwal penerbangan pada hari pertandingan berkat pengalamannya selama bertahun-tahun berkarier di Eropa dan tim nasional Brasil. Ia menegaskan kesiapannya untuk diturunkan oleh tim pelatih.
Kondisi fisik Santos yang menjalani enam pertandingan dalam 14 hari berhadapan dengan jadwal Remo yang melakoni lima laga dalam 12 hari. Tuan rumah Remo, yang ditangani Léo Condé, mengandalkan gelandang Zé Welison serta pertahanan Matheus Felipe untuk menahan gempuran tim tamu.
Santos tampil tanpa bek Lucas Veríssimo dan Igor Vinícius akibat cedera otot. Sementara itu, penyerang Rony mengawali laga dari bangku cadangan Santos di bawah arahan pelatih Cuca.
Langkah logistik dan dinamika internal Santos mendapat sorotan dari pengamat sepak bola. Kritik mengenai kepemimpinan di dalam skuad turut mengemuka di tengah situasi kompetisi yang krusial.
"Seorang kapten tim seharusnya bisa jauh lebih membela institusi di hadapan semua hal yang sedang terjadi ini. Dia bisa saja menyampaikan kata-katanya dengan lebih terarah ketimbang melempar masalah ke udara hingga membuat Santos seolah-olah selalu seperti itu," kata Bira, komentator Canal UOL.
Bira menilai pernyataan publik yang dilayangkan sang pemain terkait pemberitaan media justru memperkeruh suasana internal klub.
"Pihak manajemen membocorkan hal-hal yang tidak seharusnya dibocorkan dan pada akhirnya berdampak juga kepada para jurnalis yang ada di sana untuk memberi informasi kepada penggemar. Dia tidak ingin menyerang sumbernya, tetapi jurnalis yang menyebarkannya. Siapa sumber yang membocorkannya dan mengapa dia membocorkannya?" ujar Bira, komentator Canal UOL.
Ia menambahkan bahwa penanganan isu internal yang kurang tepat berisiko merugikan citra Santos di mata publik.
"Di tengah-tengah semua ini ada Santos, sebuah tim dengan jutaan pendukung, yang bagiku jauh lebih penting daripada karier seseorang, komisi pihak lain, atau manajemen yang lain. Santos membayar harga atas berbagai kesalahan dari banyak orang. Satu hal tidak menghapuskan hal lainnya.
Neymar ingin menyampaikan banyak pesan kemarin dan pada akhirnya yang tersisa adalah kesan bahwa Santos itu aneh. Saya mengaku sedikit lelah dengan seluruh situasi ini," kata Bira, komentator Canal UOL.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow