Sahrin Hamid Bawakan Tari Perang Cakalele pada Rakernas I
Tarian perang tradisional Cakalele khas Galela, Halmahera Utara, dibawakan oleh Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, pada agenda Rapat Kerja Nasional I partai di Jakarta, Minggu, 18 Januari 2026.
Aksi kebudayaan berdurasi dua menit tersebut menarik perhatian publik setelah rekaman videonya beredar luas di media sosial. Tokoh kelahiran 1975 yang pernah aktif di ormas pendukung Anies Baswedan itu memperagakan tarian sembari membawa parang dan salawaku diiringi irama musik tifa.
Penampilan kebudayaan di tengah konsolidasi politik nasional tersebut menghadirkan suasana haru bagi para kader serta tamu undangan dari berbagai daerah.
"Akhirnya ada pejabat pusat yang berani angkat budaya kita ke atas panggung nasional," kata seorang ibu asal Ternate di barisan penonton.
Aksi panggung ini mendapat sambutan hangat dari kalangan pemuda dan kader partai yang memadati lokasi kegiatan hingga penutupan acara. Momen kebudayaan ini sekaligus mewarnai pengukuhan resmi Sahrin Hamid sebagai pimpinan tertinggi partai baru tersebut dalam ajang Rakernas I.
Di sela-sela pelaksanaan kegiatan, Sahrin Hamid membeberkan makna di balik tarian daerah yang ia peragakan di atas panggung.
"Kami partai baru, tapi akar kami dalam. Kami datang bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk melindungi. Kayak Cakalele dulu melindungi kampung," kata Sahrin Hamid, Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat.
Saat ini kepengurusan Partai Gerakan Rakyat terus mengupayakan pemenuhan legalitas kelembagaan di 38 provinsi Indonesia. Pihak internal mengonfirmasi sebanyak 13 Surat Keterangan Terdaftar telah berhasil dirampungkan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow