Saham BYAN Anjlok Usai Manajemen Buka Suara Rumor Akuisisi Jhonlin
Harga saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) merosot hingga 6,95 persen ke level Rp 16.075 per lembar pada penutupan sesi I perdagangan Rabu (19/8/2026), akibat respons pasar terhadap kabar burung akuisisi oleh Jhonlin Grup. Penurunan tajam tersebut mencatatkan nilai transaksi capai Rp 61,63 miliar dengan volume perdagangan sebesar 3,79 juta saham. Dilansir dari Detik Finance, pergerakan saham BYAN dibuka anjlok 14,91 persen pada posisi Rp 14.700 dibanding penutupan hari sebelumnya.
Koreksi ini menekan tren positif saham perseroan yang sebelumnya menguat 33,68 persen dalam kurun waktu sepekan. Tekanan jual mendadak terjadi setelah pihak perseroan memberikan tanggapan resmi kepada Bursa Efek Indonesia.
Melalui Keterbukaan Informasi BEI, manajemen BYAN menegaskan tidak mengetahui detail informasi transaksi maupun struktur pengambilalihan saham yang beredar di publik. Kendati demikian, pemegang saham pengendali membuka peluang untuk skenario investasi masa depan.
"Perseroan tidak mengetahui adanya rencana pengambilalihan dan/atau akuisisi saham perseroan sebagaimana dimaksud dalam informasi yang beredar tersebut. Namun pemegang saham pengendali perseroan telah menyampaikan kepada kami bahwa dari waktu ke waktu, sebagai investor mereka dapat saja mempertimbangkan berbagai kesempatan dan peluang untuk memaksimalkan investasi mereka di Perseroan," tulis Jenny dikutip dari Keterbukaan Informasi, Rabu (19/8/2026). Aktivitas transaksi saham BYAN hingga jeda siang mencatatkan frekuensi sebanyak 5.251 kali di tengah ketidakpastian rumor akuisisi tersebut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow