Saham BRI Melonjak 1,07 Persen Ditopang Pembelian Asing

Smallest Font
Largest Font

Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik 1,07% ke Rp 3.100 pada sesi pertama perdagangan Jumat, 7 Agustus 2026, dengan lonjakan pembelian dari investor asing, dilansir dari Investor Daily.

Volume perdagangan saham BBRI mencapai 215,3 juta saham dengan frekuensi 25.497 kali dan nilai transaksi sebesar Rp 664,81 miliar. Investor asing tercatat melakukan net buy sebanyak 100,19 juta saham senilai Rp 309,37 miliar, tertinggi di antara saham yang dibeli asing pada sesi tersebut.

Saham BBRI sudah mengalami kenaikan 11,11% dalam sebulan terakhir, menandakan pemulihan harga saham tersebut. Pada Kamis, 6 Agustus 2026, pembelian bersih asing juga sudah mulai terlihat dengan nilai Rp 82,68 miliar.

Mandiri Sekuritas merekomendasikan beli saham BBRI dengan target harga Rp 4.100.

Hingga berita ini dipublikasikan, laporan keuangan BBRI untuk semester pertama 2026 belum dirilis. Sekretaris Perusahaan BRI, Dhanny, menyatakan bahwa laporan keuangan tengah diaudit oleh akuntan publik sesuai rencana aksi korporasi dan aspirasi pemegang saham.

Pada kuartal I-2026, BBRI membukukan laba bersih Rp 15,5 triliun, meningkat 14% yoy. BRI Danareksa Sekuritas menilai kinerja BBRI kuartal pertama sesuai dengan kualitas yang sehat meski menghadapi tekanan biaya dana dan pergeseran fokus pertumbuhan ke sektor korporasi.

Menurut BRI Danareksa Sekuritas, perubahan fokus pertumbuhan dari segmen mikro/konsumer ke korporasi dapat menekan margin dalam jangka panjang, meskipun kualitas aset tetap terjaga.

Untuk tahun buku 2025, BRI membagikan dividen total Rp 52,10 triliun, terdiri atas dividen interim Rp 20,63 triliun dan dividen final Rp 31,47 triliun.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed