Saham ACES Melompat ke Rp 360 Usai Diborong Asing Rp 4,45 Miliar

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Saham PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) mencatatkan lonjakan harga sebesar 2,27 persen menuju level Rp 360 pada penutupan perdagangan Selasa (11/8/2026). Dikutip dari Investor Daily, pergerakan positif emiten ritel dari Kawan Lama Group ini ditopang oleh aksi borong investor asing dengan catatan beli bersih mencapai Rp 4,45 miliar. Aktivitas perdagangan saham bernomor emiten ACES ini melibatkan transaksi sebanyak 32,67 juta lembar saham dengan frekuensi 2.934 kali.

Total nilai transaksi yang terbukukan mencapai Rp 11,69 miliar pada akhir sesi perdagangan. Aksi akumulasi oleh investor asing pada saham ACES ini merupakan kelanjutan dari perdagangan hari sebelumnya. Pada 10 Agustus 2026, pemodal luar negeri juga telah membukukan aksi beli bersih senilai Rp 4,45 miliar saat harga sahamnya berada di posisi melemah 1,68 persen.

Meskipun menguat dalam dua hari perdagangan terakhir, pergerakan saham ACES sepanjang tahun berjalan masih mencatatkan tren koreksi. Dalam periode tahun berjalan, pergerakan harganya tercatat mengalami tekanan hingga minus 12,20 persen.

Berdasarkan data aplikasi Stockbit Sekuritas, indikator valuasi menunjukkan bahwa harga saham ACES saat ini tergolong sangat murah. Rasio price to book value berada di angka 0,97 kali, posisi tersebut berada di bawah standar deviasi -1 rasio price to book value tiga tahun terakhir yang sebesar 1,16 kali. Indikator price earning ratio tercatat berada pada level 8,04 kali trailing twelve months. Angka rasio tersebut juga memosisikan harga saham berada di bawah standar deviasi -1 price earning ratio rata-rata tiga tahun terakhir yang berada pada posisi 9,36 kali.

Pencapaian Kinerja Keuangan Semester I-2026

Kondisi valuasi yang terdiskon sejalan dengan pencapaian operasional PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk yang membukukan penguatan kinerja keuangan sepanjang semester I-2026. Perseroan berhasil mengantongi penjualan bersih sebesar Rp 4,5 triliun, tumbuh 6,3 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Pertumbuhan omzet tersebut didorong oleh pencapaian same store sales growth sebesar 2,2 persen secara tahunan hingga Juni 2026. Keberhasilan ini juga ditopang pelaksanaan program promosi serta penguatan penetrasi pasar melalui strategi pendekatan omnichannel.

Peningkatan omzet berdampak positif pada perolehan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk, yakni tumbuh 33,3 persen menjadi Rp 390,3 miliar. Pada saat bersamaan, perolehan laba usaha perseroan melesat 32,3 persen menjadi Rp 509,8 miliar.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed