Rupiah Pangkas Pelemahan ke Rp 17.744 per Dolar AS Hari Ini
Nilai tukar rupiah ditutup memangkas pelemahan ke level Rp 17.744 per dolar AS pada Kamis (27/8/2026) sore, dilansir dari Investor Daily. Mata uang Garuda merosot 19 poin atau 0,11 persen setelah sempat dibuka melemah hingga Rp 17.781 per dolar AS.
Pergerakan rupiah dipengaruhi oleh dinamika geopolitik Timur Tengah serta proyeksi arah kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat, The Fed. Sementara itu, indeks dolar AS terpantau bergerak stabil pada posisi 99,16.
Pasar keuangan tengah memantau perkembangan diplomasi antara Iran dan Qatar yang diharapkan dapat membuka kembali Selat Hormuz. Selain itu, pasar mencermati rilis data indeks Personal Consumption Expenditures (PCE) inti AS yang tercatat stabil di level 3,3 persen secara tahunan.
Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi menyampaikan pandangannya terkait situasi demonstrasi di dalam negeri yang turut menjadi perhatian pelaku pasar.
"Aksi berlangsung tertib dan damai, dengan sejumlah anggota DPR menemui massa untuk mendengarkan aspirasi," kata Ibrahim Assuaibi, Direktur PT Traze Andalan Futures.
Kondisi di lapangan tetap terkendali setelah perwakilan DPR menerima tuntutan pengesahan RUU Perampasan Aset dari massa aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu. Selain isu tersebut, pasar juga menyoroti penurunan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah berdasarkan survei terbaru.
"Untuk perdagangan Jumat (28/8/2026), rupiah masih akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah di kisaran Rp 17.740 – 17.790 per dolar AS," kata Ibrahim Assuaibi, Direktur PT Traze Andalan Futures.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow