Roberto Ayala Bantah Pukul Dani Olmo Usai Final Piala Dunia 2026
Asisten pelatih Timnas Argentina Roberto Ayala membantah tuduhan melakukan pemukulan terhadap pemain Spanyol Dani Olmo dalam keributan seusai laga final Piala Dunia 2026 pada akhir pekan lalu. Dilansir dari Detik Sport pada Rabu (22/7/2026), Ayala menegaskan aksi tersebut murni dorongan untuk melerai pertikaian antar pemain.
Insiden perselisihan bermula saat pemain Argentina Leandro Paredes mengasari Eric Garcia setelah Spanyol memastikan kemenangan 1-0 atas Argentina. Kericuhan kemudian memanas ketika Dani Olmo mendekati kerumunan pemain dan langsung dikonfrontasi oleh Ayala dengan dorongan kuat.
Atas kejadian tersebut, Dani Olmo sempat mengungkapkan kekesalannya terhadap sikap Timnas Argentina dan menilai tim Spanyol tampil lebih berkelas di dalam maupun luar lapangan. Ayala menglarifikasi bahwa aksinya dilakukan semata-mata untuk mencegah pertikaian meluas di tengah lapangan.
"Ketika pertandingan selesai, saya melihat ada perkelahian di tengah lapangan, saya ke sana untuk mencegahnya semakin buruk karena itu bukan kami yang sebenarnya," ucap mantan pemain belakang Argentina tersebut kepada Radio Valencia.
Aksi dorongan tersebut diklaim Ayala sebagai bentuk reaksi spontan atas ucapan yang terlontar di lapangan. Meski membantah tuduhan pemukulan, Ayala menyatakan kesiapannya untuk meminta maaf secara langsung kepada Olmo.
"Niat saya itu sekadar ke sana dan melerai mereka, tidak lebih. Saya ingin memisahkan mereka. Perkelahian itu harus selesai sekarang.
Itu lebih kepada dorongan daripada hal lainnya; itu bukan pukulan. Itu adalah reaksi saya pada sesuatu hal yang telah dikatakan, tapi jika saya bertemu Olmo, saya akan minta maaf secara pribadi kepada dia," kata Ayala.
Seluruh pihak yang terlibat dalam perselisihan tersebut berpotensi mendapatkan sanksi disiplin. Saat ini FIFA tengah melakukan penyelidikan resmi terkait insiden usai pertandingan final tersebut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow