Rangers Tersingkir dari Liga Europa Usai Imbang Lawan Jagiellonia
Rangers FC dipastikan tersingkir dari kualifikasi Liga Europa setelah bermain imbang 1-1 melawan klub Polandia Jagiellonia Bialystok di Stadion Ibrox. Hasil tersebut membuat skuad asuhan Derek McInnes kalah agregat 2-3 dan terlempar ke babak play-off Liga Konferensi.
Tuan rumah sebenarnya sempat memimpin lebih dulu melalui eksekusi penalti penyerang Lawrence Shankland pada menit ke-19. Gol tersebut tercipta usai intervensi VAR menyoroti pelanggaran handball mantan bek Celtic, Yuki Kobayashi, di dalam area terlarang.
Keunggulan klub asal Glasgow itu sirna pada babak kedua ketika sundulan Nik Prelec memanfaatkan umpan silang Anders Klynge berhasil membobol gawang Ivor Pandur. Gol penyeimbang itu mengunci kemenangan agregat bagi Jagiellonia Bialystok sekaligus memperpanjang rekor tanpa kemenangan McInnes dalam empat laga awal melatih.
Manajer Rangers Derek McInnes sebelumnya menegaskan pentingnya meraih hasil positif demi mendongkrak kepercayaan diri tim serta para pendukung.
"Kita semua tentu membutuhkan kemenangan," kata McInnes.
McInnes menilai peta persaingan sebelum laga sejatinya masih sangat terbuka bagi kedua belah pihak.
"Peluang masih sangat berimbang. Tak perlu dikatakan lagi betapa pentingnya bagi kami untuk mencoba meningkatkan intensitas. Kami ingin tekanan ada pada tim lawan, bukan pada diri kami sendiri," kata McInnes.
Ia juga berharap para pemain mampu memberikan performa maksimal untuk memuaskan antusiasme suporter di kandang.
"Semoga kami bisa memberikan sesuatu yang dapat didukung oleh para pendukung. Terserah kepada kami untuk mencoba memberikan dorongan itu karena mereka sangat mendambakan sesuatu untuk didukung dan kami ingin mencoba menyajikan penampilan yang luar biasa," kata McInnes.
Guna mengejar ketertinggalan agregat, McInnes meminta anak asuhnya untuk tampil lebih berani dan menaikkan garis serangan.
"Kami tentu perlu menempatkan lebih banyak pemain di dalam kotak penalti pada saat-saat tertentu. Kami harus bermain dengan sedikit lebih berani mengambil risiko dalam permainan kami. Kami harus tampil tidak terlalu aman," ujar McInnes.
Ia menambahkan bahwa skema penyerangan harus dibangun secara terstruktur sejak awal laga.
"Kami dapat menyerang dengan tujuan dan maksud yang jelas tanpa harus bermain seperti lima menit terakhir selama 90 menit penuh," kata McInnes.
Kegagalan ini membuat Rangers harus bersiap menghadapi klub asal Ceko, Jablonec, pada leg pertama babak play-off Liga Konferensi. Sebelum laga Eropa tersebut, Rangers dijadwalkan menjamu St Mirren dalam babak 16 besar Premier Sports Cup.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow