Promosi Miras Newport Bermodus Hafalan Alquran Tuai Kecaman Publik

Smallest Font
Largest Font

Promosi minuman keras bermerek Newport memicu kecaman publik di media sosial setelah menggelar tantangan membaca hafalan ayat Alquran berhadiah minuman beralkohol gratis pada Senin, 10 Agustus 2026. Aksi promosi produk buatan Orang Tua (OT) Grup tersebut berlangsung di stan pameran acara festival musik The Sounds Project.

Video yang diunggah akun media sosial Newport @newport.tanpabatas memperlihatkan seorang pengunjung wanita melafalkan Surat Ad-Dhuha di depan stan pameran demi mendapatkan hadiah miras. Tayangan tersebut diselingi suara tawa dan sorak riuh dari para pembawa acara serta staf penjual di lokasi usai wanita itu menyelesaikan bacaannya.

Aksi pemasaran ini langsung memicu gelombang kemarahan dari warganet. Sejumlah pengguna media sosial melayangkan kritik keras serta menyerukan aksi pemboikotan terhadap seluruh produk buatan OT Grup.

"Kantornya di Cengkareng kan? Ada yang mau ikut silaturahmi? @majelisulamaindonesia @nahdlatululama @lensamu," tulis netizen.

Kekecewaan warganet juga disampaikan melalui tuntutan penutupan perusahaan serta pemboikotan produk secara luas.

"Boykot semua produk OT," tulis netizen lagi.

Gelombang respons negatif terus bergulir di kolom komentar platform digital.

"Lucu ya ayat Al-Qur’an buat jualan alkohol? Semoga segera bangkrut ya perusahaan ini," tulis netizen.

Pengguna internet turut membagikan rincian lokasi kantor pusat produsen terkait.

"Kantor pusatnya ada di Cengkareng pinggir tol, dekat Apartemen Puri Orchard," tulis netizen lainnya.

Sejumlah komentar menolak penyelesaian kasus ini secara damai tanpa proses hukum.

"Oh ini yang jualan alkohol bawa-bawa hapalan Al-Qur’an? Jangan sampai ada maaf ya warga," tulis netizen.

Beberapa warganet juga mendesak agar kasus ini segera dilaporkan kepada pihak berwenang.

"Wah wah wah astaghfirullah. laporin," kata lainnya.

Bahkan, salah satu pengguna media sosial melayangkan ancaman hukum secara terbuka kepada penyelenggara promosi.

"SOMASI TERBUKA! Saya meminta pihak NEWPXXX atau siapapun yang bertanggung jawab untuk memberikan klarifikasi dan pertanggung jawaban terbuka dalam 1×24 jam. Apabila tidak ada itikad baik saya akan membawa persoalan ini ke ranah hukum," komentar lainnya.

Ustadz Hilmi Firdausi turut menyoroti kejadian ini melalui akun X miliknya @Hilmi28 dengan mengunggah ulang video tantangan tersebut.

"Untuk Brand Miras Newport, kalian sudah kelewatan, membuat promosi hafal ayat Al-Qur'an ditukar sama Miras. Segera klarifikasi dan minta maaf. Ini sudah masuk ranah penistaan agama!" tulis Hilmi Firdaus, dikutip Senin, 10 Agustus 2026.

Setelah menerima banjir kritik dan kecaman dari masyarakat, akun resmi @newport.tanpabatas terpantau sudah tidak dapat diakses. Hingga saat ini, baik pihak penyelenggara acara, manajemen Newport, maupun OT Grup belum memberikan keterangan resmi atau klarifikasi terkait dugaan pelanggaran tersebut.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    1
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    1
    Wow

Most viewed