Ahli Prediksi Penurunan Harga Emas Berlanjut Hingga 2026
Ahli memprediksi penurunan harga emas akan berlanjut, dengan proyeksi harga mencapai US$ 3.600 per troy ounce. Hal ini disampaikan oleh Paul Ciana, Analis Teknikal di Bank of America, dalam laporan terbaru.
Menurut Ciana, "Koreksi emas sepanjang tahun ini telah menjauh dari kenaikan yang sangat panjang, tetapi bukti adanya titik terendah yang berkelanjutan masih diragukan." Ia menjelaskan bahwa koreksi harga saat ini sudah berlangsung selama 24 minggu, jauh lebih singkat dibandingkan kenaikan sebelumnya yang berlangsung 121 minggu.
Ciana menambahkan, "Pada 26 Juni 2026, harga emas mencatat penurunan 'death cross' di US$ 4.088,74 rata-rata harga dalam 50 hari melintas di bawah rata-rata harga dalam 200 hari." Dari 30 sinyal sejak 1975, harga emas biasanya lebih rendah 40-50 hari perdagangan berikutnya sekitar 67%-70% dari waktu tersebut.
Namun, ia juga melihat peluang bagi investor. "Harga emas yang lebih rendah akan memberikan peluang pembelian bagi investor," ujarnya. Ciana menyarankan agar investor mempertimbangkan untuk melakukan averaging down untuk membangun posisi mereka dalam pasar.
Prospek terbaru dari Bank of America ini muncul setelah mereka menurunkan perkiraan rata-rata harga emas tahun 2026 sebesar 14% menjadi US$ 4.360 per troy ounce. Meski demikian, mereka masih optimis bahwa emas dapat mencapai US$ 6.000 per troy ounce pada tahun 2027.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow