Prabowo Subianto Meresmikan Lima Bendungan di Lima Provinsi
Presiden Prabowo Subianto meresmikan lima bendungan yang tersebar di lima provinsi sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan nasional pada Jumat (10/7/2027), dilansir dari Detik Finance.
Prosesi peresmian tersebut dipusatkan secara langsung di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Sementara itu, peresmian empat infrastruktur lainnya dilaksanakan secara hibrida, meliputi Bendungan Keureuto dan Bendungan Rukoh di Aceh, Bendungan Jlantah di Jawa Tengah, serta Bendungan Sidan di Bali.
Pembangunan infrastruktur pengairan ini disebut oleh Presiden sebagai langkah investasi jangka panjang demi menaikkan taraf kesejahteraan masyarakat.
"Pastikan bahwa air yang dibutuhkan petani sampai kepada petani. Para petani adalah produsen pangan. Tanpa pangan tidak ada negara," ujar Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menambahkan bahwa proyek ini menjadi pilar penting bagi kedaulatan negara, bukan sekadar penyediaan sarana fisik belaka.
Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya (Persero) Dian Sovana menyatakan apresiasinya terhadap peresmian Bendungan Sidan dan Bendungan Keureuto yang digarap oleh perusahaannya.
"Peresmian Bendungan Sidan dan Bendungan Keureuto merupakan wujud nyata kontribusi Brantas Abipraya dalam mendukung Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan pengelolaan sumber daya air nasional. Infrastruktur bendungan tidak hanya menyediakan air bagi sektor pertanian, tetapi juga memberikan manfaat luas bagi masyarakat melalui penyediaan air baku, pengendalian banjir, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kami bangga dapat menjadi bagian dari pembangunan infrastruktur strategis yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang," kata Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.
BUMN konstruksi ini berkomitmen untuk terus menghadirkan fasilitas publik yang memiliki mutu tinggi dan aspek keberlanjutan yang kuat.
"Brantas Abipraya berkomitmen untuk terus membangun infrastruktur yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Kami percaya bahwa pembangunan infrastruktur merupakan fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia yang tangguh, berdaya saing, serta mampu mencapai swasembada pangan sebagaimana menjadi salah satu prioritas dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia," tambah Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.
Bendungan Sidan yang memiliki tinggi 68 meter dirancang menampung kapasitas air sebanyak 5,76 juta meter kubik serta mengairi lahan pertanian seluas 9.598 hektare.
Bendungan Keureuto berfungsi mereduksi area banjir seluas 627 hektare sekaligus menyuplai air baku berkapasitas 650 liter per detik untuk lima kecamatan di Kabupaten Aceh Utara.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow