Prabowo Klaim Terbitkan 121 Kebijakan Transformatif dalam 21 Bulan
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pencapaian kinerja Kabinet Merah Putih dalam pidato kenegaraan di Gedung Nusantara, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Ia memaparkan implementasi 121 kebijakan transformatif selama 21 bulan memimpin pemerintahan.
Penyampaian kinerja tersebut berlangsung dalam Rapat Paripurna DPR RI yang juga beragenda penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027. Selain memaparkan capaian, Presiden memproyeksikan pertumbuhan Produk Domestik Bruto dapat menyentuh angka 6 persen pada akhir 2026.
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan komitmen awal saat dilantik untuk menjalankan kepemimpinan yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat luas.
"Saya telah bersumpah untuk menjalankan kepemimpinan negara dengan bersih dan jujur, mengedepankan kepentingan seluruh rakyat Indonesia, termasuk mereka yang tidak memilih saya," ujar Presiden Prabowo Subianto.
Ia memaparkan empat pedoman utama dalam pengambilan keputusan, yakni menjalankan amanat UUD 1945, menjaga kepentingan inti nasional, mempercepat penyelesaian persoalan rakyat, serta memastikan keberlanjutan kebijakan bagi generasi mendatang.
Prabowo menyampaikan laporan kerja kepada anggota majelis mengenai dinamika pembangunan yang telah berjalan selama masa pemerintahannya.
"Hari ini, 21 bulan sejak sumpah itu saya ucapkan, saya kembali ke hadapan majelis ini menyampaikan apa yang telah kita kerjakan, apa yang sudah kita lihat hasil-hasilnya, dan apa yang masih harus kita selesaikan. Saya belum bisa mengatakan bahwa seluruh persoalan bangsa telah selesai atau seluruh janji yang saya ucapkan telah tertunaikan. Belum," kata Presiden Prabowo Subianto.
Ia menyoroti pentingnya semangat kolaborasi antarlembaga untuk mengurai berbagai permasalahan struktural yang dihadapi bangsa.
"Tapi waktu kurang dua tahun kita telah buktikan bahwa dengan keberanian mengambil keputusan, kerja keras didasarkan pada hati yang tulus, kehendak yang jelas, orientasi kepada rakyat, dan dengan gotong royong seluruh unsur bangsa, masalah-masalah yang selama puluhan tahun dianggap rumit atau terlalu rumit dapat kita mulai selesaikan," ujar Presiden Prabowo Subianto.
Pemerintah mencatat seluruh langkah strategis yang dirumuskan sejak awal masa jabatan guna mengatasi persoalan nasional.
"Dalam 21 bulan, tepatnya 663 hari sampai hari ini, pemerintah yang saya pimpin telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan transformatif untuk menyelesaikan persoalan-persoalan negara. Sebagian masalah-masalah itu telah berpuluh tahun tidak bisa kita selesaikan," kata Presiden Prabowo Subianto.
Presiden menilai frekuensi penerbitan aturan tersebut mencerminkan intensitas kerja dari seluruh jajaran menteri dalam kabinet.
"Artinya, kita bisa mengatakan bahwa kita telah putuskan satu kebijakan transformatif tiap lima hari. Begitu kerasnya menteri saya dan pembantu-pembantu saya telah bekerja," ujar Presiden Prabowo Subianto.
Di samping pencapaian ekonomi dan kebijakan, pelaksanaan tata kelola negara turut mendapat sorotan dari publik dan kalangan akademisi. Berdasarkan catatan Bloomberg Technoz per Juni 2026, terdapat sedikitnya 62 posisi di kementerian, lembaga negara, serta BUMN yang diisi oleh pejabat berlatar belakang militer atau kepolisian. Sementara itu, data Kementerian Ketenagakerjaan mencatat 43.805 pekerja mengalami pemutusan hubungan kerja sepanjang Januari hingga Juli 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow