Presiden Prabowo Subianto Gagas Pembentukan 10 Universitas Republik Indonesia
Presiden Prabowo Subianto berencana mengonsolidasikan sejumlah lembaga pendidikan dan mendirikan 10 Universitas Republik Indonesia (URI). Rencana pengembangan sumber daya manusia tersebut disampaikan oleh Gubernur URI Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto usai dilantik pada Rabu (22/7/2026), dilansir dari Detikcom.
Di bawah naungan Gubernur URI yang juga menjabat sebagai Badan Pengelola Pendidikan Kebangsaan (BPPK), terdapat tiga institusi pendidikan. Lembaga ini bertugas mengintegrasikan pendidikan tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi dan pemerintahan.
Donny menjelaskan fokus utama Presiden dalam mengonsolidasikan sektor pendidikan nasional.
"Jadi Bapak Presiden ini sangat concern dengan sumber daya manusia, terutama untuk pemimpin Indonesia di masa depan khususnya. Nah, inilah beliau menginginkan adanya pendidikan-pendidikan, baik di tingkat SD, SMP, SMA, perguruan tinggi, dan juga di pemerintahan," kata Donny.
Ia menambahkan bahwa skema penggabungan tersebut juga mencakup pengembangan sekolah unggulan dan pembentukan kampus baru.
"Nah, beliau ingin mengonsolidasikan, mengintegrasikan beberapa pendidikan yang sudah ada saat ini. Jadi, kita sudah dengar bahwa saat ini ada namanya sekolah unggulan Garuda, baik yang baru ataupun yang transformasi. Kemudian beliau juga akan mendirikan 10 universitas Republik Indonesia," kata Donny.
Sistem pembelajaran di URI menerapkan skema beasiswa dengan pengajar yang berasal dari dalam maupun luar negeri, serta menjalin kerja sama dengan beberapa universitas internasional. Lulusan URI nantinya tetap akan memperoleh gelar akademis layaknya perguruan tinggi umum, seperti gelar dokter hingga sarjana teknik, yang dibekali tambahan wawasan kebangsaan.
Donny menguraikan mengenai latar belakang tenaga pengajar di institusi baru tersebut.
"Mata kuliah-mata kuliahnya yang mengajar banyak nanti bisa dari luar negeri, juga bisa juga banyak pengajar-pengajar dari dalam negeri juga ada, juga dosen-dosen dari universitas juga bisa mengajar juga," kata Donny.
Ia juga menegaskan kerja sama internasional yang bakal dijalin oleh pihak kampus.
"Nanti kan universitas ya, (jadi) tetap gelar. Kita kerja sama juga dengan beberapa universitas unggulan di luar negeri, ya," kata Donny.
Mengenai ketersediaan program studi, Donny memastikan keberagaman jurusan yang disediakan.
"Ada dokter, nanti ada sarjana insinyur segala macam, banyak ya," kata Donny.
Saat ini, URI telah memulai program pelatihan angkatan pertama (batch 1) yang diikuti oleh 399 pegawai baru dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD).
Donny memberikan rincian terkait pelaksanaan angkatan pertama yang telah berjalan tersebut.
"Saat ini batch 1 URI sudah jalan, yang P3MD (Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan) (yang) saya sampaikan tadi itu 20 Mei sudah kita buka. Waktu itu bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, kita buka batch pertama URI. Yang sekarang 399 orang sedang jalan," kata Donny.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow