Polda Metro Jaya Terunkan K9 Usut Penganiayaan Anjing Husky di Bekasi
Polda Metro Jaya menerjunkan Unit Satwa K9 untuk membantu pengusutan kasus dugaan penganiayaan terhadap seekor anjing jenis Husky di Kebalen, Babelan, Kabupaten Bekasi, usai ditemukan terluka parah pada Minggu (12/7/2026) malam. Penganiayaan tersebut mengakibatkan anjing peliharaan bernama Jade mengalami luka terbuka di bagian kepala yang diduga akibat sabetan benda tajam. Polisi bersama tim K9 langsung menyisir area sekitar lokasi kejadian untuk melacak keberadaan pelaku. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan pelibatan unit satwa dalam penanganan kasus kekerasan terhadap hewan tersebut.
"Benar Unit Satwa/K9 Polda Metro Jaya telah dilibatkan untuk membantu penanganan dugaan penganiayaan terhadap seekor anjing jenis husky di wilayah Kebalen, Babelan, Kabupaten Bekasi," kata Budi.
Penyelidikan awal kasus penganiayaan ini ditangani langsung oleh jajaran Satuan Reserse Kriminal Polsek Babelan. "Penanganan awal dilakukan Unit Reskrim Polsek Babelan, sementara tim K9 membantu pelacakan di sekitar lokasi," katanya.
Budi menjelaskan bahwa hewan peliharaan tersebut pertama kali ditemukan oleh pemiliknya dalam kondisi bersimbah darah pada Minggu malam. “Anjing ditemukan pemiliknya pada Minggu malam dengan kondisi terluka dan berlumuran darah dengan luka pada bagian kepala yang diduga akibat benda tajam,” kata Budi.
Petugas kepolisian kemudian mengarahkan proses olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama anjing pelacak pada Selasa (14/7/2026). “Petugas Polsek Babelan bersama Unit Satwa Polda Metro Jaya telah melakukan pengecekan TKP dan pelacakan pada Selasa, 14 Juli 2026. Satwa K9 Zeus menyisir area perkebunan warga dari titik jejak darah hingga mengarah ke bangunan kosong yang sedang direnovasi, sekitar 50 meter dari lokasi,” ujar Budi. Pihak kepolisian menegaskan proses hukum dan penyelidikan akan terus berjalan untuk mengusut tuntas tindakan penganiayaan hewan tersebut.
"Kasus dugaan penganiayaan ini bermula saat anjing tersebut ditemukan oleh pemiliknya pada Minggu (12/7) malam. Saat ditemukan, satwa tersebut dalam kondisi terluka parah dan berlumuran darah," ucapnya.
Hasil engendusan satwa pelacak menemukan titik terang awal lokasi persembunyan atau pelarian terduga pelaku. "Dari hasil pelacakan awal, K9 Zeus mengarahkan petugas menuju sebuah bangunan kosong yang sedang direnovasi, yang terletak sekitar 50 meter dari titik awal penemuan anjing yang terluka tersebut," kata Budi. Sementara itu, Kepala Seksi Humas Polres Metro Bekasi AKP Aliyani menyampaikan bahwa petugas telah mendatangi kediaman pemilik anjing untuk menindaklanjuti insiden tersebut.
“Petugas kepolisian sudah cek TKP dan mengarahkan korban untuk membuat laporan polisi, namun yang bersangkutan tidak berkenan untuk membuat Laporan Polisi,” kata Aliyani.
Kendati belum ada laporan resmi dari pihak pemilik, kepolisian dipastikan tetap melakukan penyelidikan lapangan guna mencari alat bukti dan mendalami peristiwa ini. "Petugas kepolisian sudah datang ke TKP, namun pemilik tidak mau membuat laporan polisi (LP)," kata Aliyani.
Penyelidikan oleh jajaran Polsek Babelan terus difokuskan untuk mengidentifikasi pelaku penganiayaan. "Menurut keterangan kapolsek masih dalam tahan penyelidikan," ujar dia.
Anjing Husky tersebut dilaporkan telah mendapatkan penanganan medis intensif di klinik hewan, di mana luka pada bagian kepalanya telah dijahit oleh tim dokter hewan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow