Polisi Dekatissasi Insiden Krisis Kesehatan Mental Blogger Perez Hilton
Kantor Sheriff Miami-Dade menerapkan protokol de-eskalasi khusus saat menangani insiden krisis kesehatan mental yang melibatkan blogger selebriti Perez Hilton di kediamannya di Miami. Langkah ini diambil setelah menerima laporan masyarakat terkait siaran langsung tindakan melukai diri di media sosial TikTok.
Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa unit tanggap krisis dan tenaga kesehatan mental berlisensi diturunkan langsung ke lokasi kejadian untuk memberikan dukungan kepada keluarga korban. Petugas memastikan pria bernama asli Mario Lavandeira tersebut berada seorang diri di dalam rumah saat insiden terjadi.
Petugas sempat melakukan komunikasi dengan pihak keluarga di lokasi sebelum memutuskan untuk mundur secara taktis demi meredakan situasi krisis tersebut.
"Dalam banyak insiden yang melibatkan seseorang yang mengalami krisis kesehatan mental atau aktif melukai diri sendiri, deputi memprioritaskan de-eskalasi dengan menciptakan waktu, jarak, dan kesempatan untuk berkomunikasi," kata Kepolisian Miami-Dade.
Tindakan penanganan ini dirancang guna meminimalkan risiko cedera serta menghindari eskalasi bahaya bagi individu maupun petugas di lapangan.
"Kecuali ada ancaman langsung terhadap orang lain, memperlambat situasi dan menggunakan teknik intervensi krisis dapat mengurangi kemungkinan terjadinya insiden suicide-by-cop serta meminimalkan risiko cedera pada individu, deputi, dan masyarakat," ujar Kepolisian Miami-Dade.
Kepolisian menambahkan bahwa individu tersebut akhirnya berhasil diamankan dan dievakuasi oleh tim Miami-Dade Fire Rescue ke rumah sakit terdekat guna perawatan medis.
"Unit Tanggap Krisis Kantor Sheriff Miami-Dade dan Profesional Kesehatan Mental Berlisensi juga berada di lokasi untuk memberikan dukungan dan sumber daya kepada keluarga individu tersebut," kata Kepolisian Miami-Dade.
Merespons kejadian ini, tim manajemen Hilton menyatakan belum bisa terhubung secara langsung dengan klien mereka namun memprioritaskan keselamatan sang blogger.
"Saat ini, kami belum dapat membuat kontak langsung dengannya, terlepas dari upaya berlanjut kami untuk menjangkaunya," kata Manajer Perez Hilton, Dante Rusciolelli dan Rebekah Kochan.
Pihak manajemen meminta publik memberikan ruang privasi dan tidak memunculkan spekulasi liar mengenai kondisi kesehatan Hilton.
"Perhatian utama kami adalah kesehatan dan kesejahteraan Perez, serta kesejahteraan keluarganya," ujar Dante Rusciolelli dan Rebekah Kochan.
Manajemen menegaskan akan menunggu konfirmasi medis resmi sebelum memberikan pernyataan lanjutan kepada publik.
"Sampai kami memiliki informasi yang terkonfirmasi, kami tidak akan berspekulasi atau berkomentar lebih lanjut. Kami menghargai perhatian semua orang dan meminta agar privasinya dihormati selama masa ini," tutur Dante Rusciolelli dan Rebekah Kochan.
Di sisi lain, platform TikTok menyatakan sistem moderasi otomatis mereka telah mendeteksi siaran tersebut dalam hitungan menit dan meneruskannya ke tim peninjau di Amerika Serikat. TikTok mengakui sempat terjadi penundaan akibat kesalahan moderator sebelum akhirnya memblokir akun bersangkutan dan melapor ke kepolisian.
Perez Hilton sendiri dikenal sejak awal tahun 2000-an melalui blog gosip selebriti. Meski sempat menuai kritik atas komentar tajamnya di masa lalu, Hilton belakangan menyampaikan penyesalan terbuka atas tindakan masa lalunya.
"Salah satu dari banyak hal yang saya sesali adalah bahwa saya menyakiti begitu banyak orang dengan memberi mereka nama panggilan yang buruk, dan di atas segalanya bahwa saya tidak baik kepada anak-anak selebriti," kata Perez Hilton.
Aktivitas liputan berita hiburan kini tetap dilanjutkan Hilton melalui platform blog, media sosial, dan tayangan podcast mingguan miliknya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow