Polda Metro Jaya Penyekatan Perbatasan Jakarta Cegah Kejahatan
Penyekatan wilayah perbatasan serta patroli skala besar diterapkan Polda Metro Jaya guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Jakarta pada Rabu, 5 Agustus 2026. Langkah pencegahan ini difokuskan di area batas wilayah yang bersinggungan langsung dengan Banten dan Jawa Barat.
Kepolisian menegaskan bahwa pengetatan pengawasan berkala tersebut dilaksanakan murni sebagai bentuk manajemen risiko untuk mengantisipasi potensi kejahatan jalanan, bukan dipicu oleh munculnya isu gangguan keamanan tertentu.
"Sebenarnya itu juga hal-hal rutin yang dilakukan. Bukan hanya karena ada desas-desus tertentu. Ini merupakan hal rutin dan dapat kita tanyakan langsung kepada warga masyarakat sekitar," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, dilansir dari tayangan Kompas TV dalam program Satu Meja "Desas Desus Rusuh Agustus".
Pendekatan preventif diutamakan agar potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini tanpa perlu menunggu penindakan setelah tindak pidana terjadi.
"Bukan hanya setelah kejadian baru dilakukan penangkapan, tetapi bagaimana upaya kepolisian melakukan pencegahan di awal dengan menghitung manajemen risiko," kata Budi Hermanto.
Selain patroli perbatasan, program Jaga Jakarta on the Spot atau cooling system turut dijalankan. Melalui skema ini, Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi mendatangi warga secara langsung untuk menyerap aspirasi sekaligus mendeteksi potensi masalah.
Situasi keamanan Jakarta dilaporkan tetap kondusif dengan aktivitas warga yang berjalan normal di pusat perbelanjaan, tempat ibadah, hingga kegiatan belajar. Operasi pengamanan wilayah ini diselenggarakan dengan melibatkan koordinasi bersama Kodam Jaya, Korps Marinir, Kopassus, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow